27 February 2020, 19:05 WIB

Inspeksi Pabrik Bahan Peledak,Kemenhan Ingin Produk Lokal Berjaya


Ghani Nurcahyadi | Ekonomi

PRODUK bahan peledak, terutama dari amonium nitrate menjadi salah satu industri strategis nasional. Kebutuhan dan peruntukannya di dalam negeri pun diawasi dengan ketat.

Hal itu ditegaskan Direktur Jenderal Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan Bondan Tiara Sofyan saat mengunjungi pabrik bahan peledak PT. Kaltim Nitrat Indonesia di Bontang, Kalimantan Timur, pekan ini.

"PT KNI sebagai salah satu produsen bahan peledak di Indonesia, memiliki peran penting terhadap ketersediaan Amonium Nitrate di dalam negeri," kata Bondan dalam keterangan tertulisnya, Kamis (27/2).

Bondan bersama sejumlah pejabat Kemenhan lainnya meninjau langsung proses pengemasan dan penyimpanan amonium nitrate yang dihasilkan KNI. Ia memuji kualitas kontrol KNI dan manajmen pabrik yang baik, terutama soal kebersihan dan pengolahan limbah.

Baca juga : Dukung Masyarakat Sehat, PT KNI Gelar Program Germas di Bontang

"Kami berharap PT KNI kedepan bisa meningkatkan kapabilitasnya untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri," ujarnya.

Presiden Direktur PT KNI Mey Suryawan memastikan produksi amonium nitrate dalam fasilitasnya dilakukan lewat proses pembuatannya dilakukan dengan bahan yang baik, tenaga yang terdidik, dan skema keamanan yang sangat tinggi.

"Ini agar kami bisa menghasilkan produk amonium nitrate yang baik," ujarnya.

Selain itu, Mey berharap adanya pembatasan terhadap kuota impor Amonium Nitrate sehingga pengabdian PT KNI kepada pemerintah didalam upayanya mencukupi kuota bahan peledak secara nasional bisa terpenuhi. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT