28 February 2020, 04:25 WIB

Guardiola Menolak Jemawa


Rahmatul Fajri | Sepak Bola

SUKSES mengalahkan raja Eropa, Real Madrid, tidak membuat manajer Manchester City Pep Guardiola merasa di atas angin. Melawat ke Santiago Bernabeu, City menjegal Los Blancos dengan skor 2-1 di leg pertama babak 16 besar Liga Champions Eropa, kemarin WIB.

Tuan rumah awalnya unggul lebih dulu melalui gol Isco pada menit ke-60. The Citizens kemudian berbalik unggul melalui gol Gabriel Jesus di menit ke-78 dan sepakan penalti Kevin de Bruyne di menit ke-83.

Meski meraih kemenangan pertama dalam sejarah klub atas Real Madrid, Guardiola masih memasang lampu kuning pada leg kedua nanti di Stadion Etihad, Rabu (18/3). Madrid memiliki sejarah bagus di 'Benua Biru' dengan raihan 13 trofi punya kans untuk membalikkan keadaan. "Ini belum berakhir. Jika ada satu tim yang mampu membalikkan keadaan, tim itu adalah Real Madrid dengan pengalaman dan sejarah mereka. Namun, tentu saja ini hasil yang bagus buat kami," ungkap Guardiola.

Ini menjadi kemenangan ke-10 bagi Guardiola ketika jumpa Madrid. Kemenangan pertama City sepanjang lima laga melawan Madrid. City juga menjadi tim ketiga Inggris yang menang di Bernabeu, mengikuti jejak Arsenal (2006) dan Liverpool (2009).

Namun, kemenangan penting City itu dibayar mahal dengan cedera bek Aymeric Laporte. Pemain asal Prancis itu ditarik keluar di menit ke-63. Patut disayangkan karena Laporte baru saja pulih dari cedera selama lima bulan. Kini Guardiola harus bertumpu ke John Stones, Nicolas Otamendi, dan Fernandinho untuk membangun lini belakang.

Arsitek El Real, Zinedine Zidane, menunjuk konsentrasi kurang maksimal berujung petaka. "Kami seharusnya konsentrasi penuh selama 90 menit. Kami tahu situasi ini, kami harus ke City dan meraih kemenangan," kata Zidane yang kehilangan kapten Sergio Ramos akibat kartu merah di laga kandang itu.

Gelandang Brasil Casemiro menegaskan laga belum berakhir. "Kami punya pekerjaan besar di laga kedua," tegasnya.

Di bawah performa

Nasib nahas tidak hanya dialami Madrid. Juara Eropa dua kali, Juventus Italia, harus takluk 0-1 dari tuan rumah Lyon Prancis. Gol semata wayang Lucas Tousart membuat skuad arahan Rudi Garcia memiliki modal berharga saat melawat ke Allianz Arena, Turin, Rabu (18/3).

"Saya mengatakan kepada pemain, ketika leg pertama yang terpenting tidak kebobolan. Sekarang kami akan ke kandang mereka dan mencuri gol tandang," kata Garcia.

Pelatih Bianconeri--julukan Juventus--Maurizio Sarri mengaku anak asuhnya bermain di bawah performa. Lini serang tumpul dan tidak menebar ancaman berarti. Cristiano Ronaldo yang menjadi tumpuan untuk mencetak gol berhasil dikunci pergerakannya oleh bek Lyon.

"Di babak pertama, bukanlah Juve yang saya tahu. Kami tidak menyerang. Saya berpikir keras untuk mencari tahu penyebabnya," kata Sarri.

Di Liga Europa, Steven Gerrard mengantar skuad asuhannya, Glasgow Rangers, melangkah ke babak 16 besar, kemarin, lewat kemenangan 1-0 atas tuan rumah Braga Portugal, kemarin WIB. Gol tunggal Ryan Kent di menit ke-61 membuat Rangers melaju dengan unggul agregat 4-2.

Ini merupakan pencapaian terbaik Rangers di Liga Europa sejak 2011. Gerrard pun menyanjung penampilan anak asuhnya. "Ini bukan kebetulan. Hasil ini lahir dari kerja keras," kata Gerrard, legenda Inggris dan Liverpool tersebut. (AFP/UEFA/R-2)

BERITA TERKAIT