27 February 2020, 21:40 WIB

Larangan Umrah untuk Jemaah Indonesia tak Relevan


Nur Azizah | Politik dan Hukum

MENTERI Luar Negeri Retno Marsudi menyebut larangan umrah untuk jamaah Indonesia tak relevan. Sebab, Indonesia bukan negara terjangkit virus korona.

Pemerintah Arab Saudi menangguhkan 23 negara penyebar virus korona untuk masuk ke Arab Saudi. 23 negara itu, yakni Tiongkok, Iran, Italia, Korea, Jepang, Thailand, Malaysia, Indonesia, Pakistan, Afghanistan, Irak, dan Filipina.

Lalu, Singapura, India, Lebanon, Suriah, Yaman, Azerbaijan, Kazakhstan, Uzbekistan, Somalia, Vietnam atau negara lain yang akan menunjukkan lebih banyak kasus korona meningkat.

"Saya sudah sampai surat ke Duta Besar Arab Saudi dubes yang ada di Riyadh. Kenapa Indonesia? Kan Indonesia itu belum terjangkit," kata Retno di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (27/2).

Retno mengaku sudah bersurat ke Dubes Arab Saudi untuk meminta penjelasan.

Indonesia juga meminta Dubes Indonesia untuk Riyadh untuk segera menghubungi otoritas di Arab Saudi.

"Jadi, kalau alasan mengenai covid sudah confirm dan sebagainya sampai saat ini sebenarnya belum relevan diberlakukan untuk Indonesia," tegas dia.

Sementara itu, Retno tengah melobi pemerintah Arab Saudi untuk menerima jamaah umrah asal Indonesia. Sebab, para jamaah sudah bertolak ke Arab hari ini.

"Saat diumumkan (penundaan) ada WNI kita atau warga negara lain yang sudah terlanjur terbang. Oleh karena itu saya tadi menyampaikan apakah bisa untuk yang sudah terbang itu untuk segera mendarat untuk umroh," kata Retno. (OL-2)

VIDEO TERKAIT :

BERITA TERKAIT