27 February 2020, 21:09 WIB

Warga Kepulauan Seribu tak Masalah Ada Observasi WNI di Sebaru


Tri Subarkah | Humaniora

WARGA Kepulauan Seribu dipastikan menerima dengan terbuka 188 warga negara Indonesia (WNI) anak buah kapal pesiar World Dream yang akan menjalani observasi di Pulau Sebaru.

Ke-188 WNI itu menjalani observasi setelah dievakuasi kareba khawatir terpapar virus korona COVID-19. Bupati Kepulauan Seriubu Husein Murad memastikan, warganya siap menerika 188 WNi tersebut karena sudah tersosialisasi mengenai virus korona sebelumnya.

"Warga sudah memahami bahwa memang ini demi kepentingan bersama. Dan warga negara kita yang dilarikan di sini kan yang sehat," kata Husein saat ditemui di Pulau Sebaru, Kamis (27/2).

Hal senada juga disampaikan oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat melakukan peninjauan ke lokasi bersama Kapolri Jendral Idham Azis hari ini.

"Kita sudah tanya Pak Bupati, masyarakat bagaimana sudah tau, masyarakat paham dan welcome, menerima semuanya," tandasnya.

Baca juga : Wapres: Indonesia Bebas Wabah Korona Berkat Doa Ulama

Pada kunjungan tersebut, Hadi dan Husein juga menyempatkan menyapa warga sekitar yang menjadi relawan dalam misi kemanusiaan tersebut. Para warga membantu mempersiapkan sarana dan prasarana observasi yang akan berlangsung selama 14 hari.

Menurut Husein, warga sekitar Pulau Sebaru akan meninggalkan lokasi sebelum 188 WNI ABK World Dream berlabuh.

"Mereka yang memang bekerja di sini, orang-orang pulau. Tapi nanti setelah besok datang WNI-nya tentu kan mereka nanti akan keluar," terang Husein.

Pada kesempatan yang sama, Kapolri Jenderal Idham Aziz memberikan apresiasi terhadap pemerintah daerah setempat yang dapat meyakinkan warganya untuk mendukung kegiatan tersebut.

"Kita juga berterima kasih sama Pemda, Pak Bupati dan seluruh forkompinda Kepulauan Seribu yang didealkan untul menerima saudara-saudara kita (yang jumlahnya) 188. Dan ini satu hal yang bagus sehingga kita TNI dan Polri dan seluruh masyarakat akan bekerja sama menjaga sampai nanti selesai masa observasi," tandas Idham. (OL-7)

BERITA TERKAIT