27 February 2020, 20:37 WIB

Jelang Pilkada, Polri Waspadai Kelompok Anti Pancasila


Suryani Wandari Putri Pertiwi | Politik dan Hukum

PEMIILIHAN kepala daerah (pilkada) serentak akan berlangsung pada 23 September 2020. Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menginstruksikan anggotanya untuk tetap waspada terhadap potensi kemunculan kelompok anti Pancasila.

Hal itu ditegaskan Kepala Bareskrim Polri, Komjen Listyo Sigit Prabowo, dalam Pelatihan Penanganan Tindak Pidana Pemilihan dan Sistem Laporan Gakkumdu Pemilihan 2020, yang diikuti jajaran kepolisian di daerah.

Baca juga: Pemerintah Pastikan Pilkada di 270 Daerah Lancar

"Hal yang menarik adalah setiap kegiatan tersebut, setiap isu tersebut, ada kelompok tertentu yang selalu ikut ambil bagian. Kelompok itu adalah kelompok yang tidak setuju dengan ideologi Pancasila," kata Listyo di Mabes Polri, Kamis (27/2).

Lebih lanjut, dia mengatakan kelompok seperti itu cenderung memicu konflik pemilihan umum (pemilu) dalam beberapa tahun terakhir. Saat ini, Polri masih mencari induk kelompok perusuh tersebut. Biasanya, kelompok itu tidak bergabung dengan kelompok nasionalis atau pun agamis.

"Saya tekankan, jangan biarkan kelompok tertentu yang ideologinya bertentangan dengan Pancasila, untuk memanfaatkan momen kembali eksis. Ini betul-betul diperhatikan. Banyak sekali yang bisa dimanfaatkan dan ini mereka bisa masuk," pungkas Listyo.(OL-11)

BERITA TERKAIT