27 February 2020, 17:55 WIB

Polres Aceh Tamiang Gagalkan Pengiriman 35 Kg Sabu


Hendra Saputra | Nusantara

ANGGOTA Polres Aceh Tamiang mengagalkan pengiriman 35 kg narkoba jenis sabu dan menangkap tiga pelaku. Ketiganya, masing-masing HH, MB dan MH. Sabu tersebut sebelumnya diselundupkan dari Malaysia melalui perairan Kecamatan Seruwey, Kabupaten Aceh Tamiang.

Kapolres Aceh Tamiang AKBP Zulhir Destrian mengatakan, barang bukti sabu tersebut terungkap saat akan dikirim ke sejumlah pemesan dari Kecamatan Seruwey, Kecamatan Aceh Tamiang ke Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe.

"Setelah adanya informasi dari masyarakat akan ada pengiriman sabu dari Kecamatan Seruwey, Aceh Tamiang ke Kecamatan Geudong, Aceh Utara, anggota kita langsung melakukan pengejaran," kata Kapolres Zulhir Destran, dalam konfrensi pers di Mapolres Aceh Tamiang, Kamis (27/2).

Pengejaran yang dipimpin Kasat Narkoba Polres Aceh Tamiang Iptu Delyan Putra berhasil menemukan mobil pelaku yang tengah parkir di SPBU di wilayah Kecamatan Geudong, Aceh Utara.

Saat pelaku memindahkan sabu ke mobil lain, polisi menyergap dan menangkap dua tersangka HH dan MB. "Dari keduanya, kami menyita dua kotak ikan yang berisi 35 kg sabu yang dibungkus dalam kemasan teh China," kata Kapolres.

Polisi kembali melakukan pengembangan dan berhasil menangkap seorang tersangka lain berinisial MH yang merupakan bandar sabu. "MH ditangkap di SPBU Blang Mangat, Kota Lhokseumawe setelah dihubungi oleh tersangka HH yang telah tertangkap sebelumnya," jelas Kapolres.

Kepada polisi, HH mengakui barang bukti sabu tersebut milik bos nya yang berada di Malaysia. Ia diminta membagikan sabu tersebut kepada sejumlah pemesan yang berada di wilayah Aceh dan Medan, Sumatera Utara.

Tersangka mengaku menerima upah sebesar Rp10 juta untuk setiap satu kilogram sabu yang berhasil diserahkan kepada setiap pemesan.

Selanjutnya ke tiga pelaku dan barang bukti dibawa ke Satuan Narkoba Polres Aceh Tamiang untuk pengembangan lebih lanjut.

Sejak Januari hingga Februari 2020, Polres Aceh Tamiang telah mengungkap 16 kasus narkoba dengan 27 orang tersangka dan 40 kg barang bukti sabu. (OL-13)

 

 

 

BERITA TERKAIT