27 February 2020, 17:40 WIB

Penurunan Harga Gas Industri Diumumkan Maret


Andhika prasetyo | Ekonomi

PEMERINTAH segera mengumumkan harga gas untuk keperluan industri terbaru pada Maret mendatang.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif setelah menemui Presiden Joko Widodo di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (27/2).

"Insyaallah akan terealisasi US$6 per mmbtu," ujar Arifin.

Untuk menurunkan harga gas untuk industri menjadi sebesar US$6 per mmbtu sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 40 Tahun 2016 tentang Penetapan Harga Gas Bumi, Arifin mengatakan pemerintah menyiapkan tiga opsi.

 

 

Baca juga: Kementan Minta Pengawasan Lalu Lintas Babi Diperketat

 

Opsi pertama adalah melakukan efisiensi penyaluran gas dan menurunkan biaya transmisi di wilayah Aceh, Sumut, Sumbagsel, Jawa Barat dan Jawa Timur.

Pemerintah saat ini tengah melakukan pengkajian yang detail terkait penyaluran gas.

"Ada perdagangan gas yang bertingkat-tingkat yang menyebabkan harga gas tinggi jadi harus ada kontrol terhadap jalur distribusi gas," tururnya.

Opsi kedua adalah mewajibkan KKKS untuk memenuhi kebijakan DMO gas. Nantinya, Pemerintah akan mendistribusikan gas ke industri-industri strategis dan industri pendukung, namun tetap mengacu pada perdagangan yang wajar.

Ketiga, memberikan kemudahan bagi swasta mengimpor gas untuk pengembangan kawasan-kawasan industri yang belum terhubung dengan jaringan gas nasional. (OL-8)

BERITA TERKAIT