27 February 2020, 16:23 WIB

Tenang, Stok Beras Nasional Dipastikan Cukup Sampai Lebaran


Putra Ananda | Ekonomi

STOK cadangan beras pemerintah (CBP) yang ada di Gudang Bulog Kanwil DKI dan Banten di Kelapa Gading, Jakarta Utara, aman untuk kebutuhan hingga Hari Raya Lebaran nanti.

Berdasarkan hasil inpeksi mendadak (sidak) Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso, Kamis (27/2), didapati bahwa stok beras yang tersedia di gudang Bulog mencapai 1,7 juta ton.

Jumlah ini surplus sebesar 323 ribu ton untuk kebutuhan warga DKI Jakarta. Selanjutnya, pada Maret, Buwas, sapaan akrab Dirut Bulog, mengatakan Bulog akan kembali mendapatkan suplai beras dari daerah-daerah produksi beras.

"Artinya, stok untuk nasional dan DKI ini aman karena nanti dalam waktu dekat kemungkinan Maret akhir kita akan melakukan penyerapan kembali di beberapa daerah yang memproduksi beras," kata Buwas.

Buwas memastikan dengan ketersedian beras yang cukup harga beras jelang Hari Raya Idul Fitri akan stabil. Selain menunjukkan stok beras dari petani lokal, saat melakukan sidak Buwas juga memamerkan stok beras eks impor dari Thailand dan Pakistan.

Semua beras yang tersedia di gudang Bulog nampak baik. "Tidak ada kutu dan berbau. Semua beras akan diproses melalui mesin rice to rice," ujarnya.

Selain memastikan ketersediaan stok beras yang ada di gudang, Bulog juga rutin melaksanakan Program Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) Beras Medium untuk menjaga stabilisasi harga beras nasional. Adapun realisasi pelaksanaan KPSH sejak Januari sampai 26 Februari 2020 sebesar 300 ribu ton.

“Kegiatan KPSH kami laksanakan setiap hari secara masif melalui pengecer di pasar tradisional, ritel modern, jaringan Sahabat Rumah Pangan Kita (RPK), sinergi BUMN serta distributor sehingga mampu menahan laju kenaikan harga beras hampir selama 2019," tegasnya.

Selain itu, Perum Bulog juga sudah turut serta dalam menyuplai beras untuk Program BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai). Penyaluran beras BPNT dilakukan Bulog melalui e-warung dan agen Himbara (Agen Brilink dan Agen 46) serta melalui RPK (Rumah Pangan Kita). Sampai dengan 26 Februari Bulog telah menyalurkan beras BPNT sebanyak 43 ribu ton. (E-3)

 

BERITA TERKAIT