27 February 2020, 16:11 WIB

KPK Eksekusi Penyuap Bupati Phapak Bharat


Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeksekusi terpidana penyuap mantan Bupati Pakpak Bharat Reminggo Yolando Berutu yakni Anwar Fuseng Padang. Anwar dieksekusi ke Lembaga Pemasyarakatan Klas 1 Medan, Sumatra Utara.

"Hari ini KPK melaksanakan eksekusi putusan Pengadilan Negeri Tipikor Medan atas nama terpidana Anwar Fuseng Padang sebagai pemberi suap kepada Bupati Pakpak Bharat Reminggo Yolando Berutu," kata Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri, Kamis (27/2).

Adapun putusan yang dijatuhkan majelis hakim PN Tipikor Medam yakni pidana penjara selama 2 tahun dan denda 100 juta subsider 3 bulan kurungan.

Anwar merupakan swasta Wakil Direktur CV Wendy. Dalam putusannya, hakim menilai Anwar terbukti menyuap Bupati Pakpak Bharat senilai Rp300 juta untuk mendapatkan proyek pembangunan di lingkungan pemerintah kabupaten.

Anwar dinilai terbukti bersalah melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a undang-undang RI nomor 31 Tahun 1999 tentang Tipikor sebagaimana diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 Jo pasal 64 ayat (1) KUHP.

Adapun Bupati Remigo sudah dijatuhi hukuman tujuh tahun penjara oleh PN Tipikor Medan padantahun lalu. Ia dinyatakan terbukti menerima suap total Rp1,6 miliar. Suap Rp1,6 miliar diterima Remigo dari sejumlah rekanan untuk memuluskan pembagian proyek pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Pakpak Bharat.

Selain hukuman kurungan, Remigo juga diwajibkan mengganti kerugian negara Rp1,2 miliar dan denda Rp650 juta. Hakim juga mencabut hak politik Remigo selama lima tahun. ((Dhk/OL-09)

BERITA TERKAIT