27 February 2020, 15:15 WIB

Kadin DKI Prediksi Ekonomi Jakarta Tumbuh 6 persen


Selamat Saragih | Megapolitan

PEREKONOMIAN DKI Jakarta pada 2020 diperkirakan meningkat sekitar 5,8-6,0 %. Konsumsi rumah tangga (RT) akan membaik di angka 5,8-6,2% sementara konsumsi pemerintah sebesar 16,4-16,8%.  

Adapun untuk ekspor luar negeri akan berada dalam pertumbuhan 4,2- 4,6% dan impor luar negeri mencapai 10,0-10,5%. Investasi DKI Jakarta diperkirakan akan tumbuh sekitar 4,2%.

"Tingginya pertumbuhan ekonomi DKI tahun 2020 akan disumbang oleh pertumbuhan ekspor sekitar 42,00%, khususnya pada ekspor antar daerah, di tengah menurunnya kinerja ekspor luarnegeri,” ungkap Ketua Umum KADIN DKI Jakarta, Diana Dewi, di Jakarta, Kamis (27/2)

Untuk menjaga pertumbuhan ekonomi tersebut, ungkap Diana, pihaknya akan menggelar Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) Kadin DKI Jakarta pada 5 Maret 2020. Mengusung tema Mengembangkan Potensi Ekonomi Baru di Provinsi DKI Jakarta Pasca Perpindahan Ibukota Negara, dengan Sub tema Kadin bersama Pemprov DKI Jakarta, Bersinergi Mewujudkan Jakarta Sebagai Pusat Bisnis, Jasa, Perdagangan dan Pariwisata.

Pemilihan tema, kata Diana, tidak lepas dari dinamika pemerintah pusat yang mentargetkan Undang-Undang Perpindahan Ibu Kota diterbitkan pada Juni 2020. Untuk itu, dampak pemindahan ibukota perlu diantisipasi Kadin Provinsi DKI Jakarta dengan program kerja yang tepat, agar pelaku usaha, khususnya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), yang selama ini mendukung kegiatan kantor-kantor Kementerian/Badan/Lembaga Negara, tetap eksis atau ikut pindah ke ibu kota baru.

“Pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur akan berdampak kepada suplai barang, jasa dan tenaga kerja ke Jakarta,” ujar Diana Dewi.

Para pakar ekonomi memperkirakan sekitar 24% kegiatan ekonomi yang selama ini pendukung kegiatan Lembaga Legislatif, Kementerian/ Lembagadan TNI-Polri akan terdampak. Bila jumlah usaha di DKI saat ini sekitar 1,24 juta (data BPS), maka sekitar 300.000 (24%) usaha penunjang yang akan terkena dampak pemindahan ibukota ke Kalimantan Timur.

Berdasarkan kondisi di atas, Rapimprov I/2020 Kadin DKI Jakarta akan mendiskusikan Tema tersebut dengan menghadirkan tiga pembicara, yakni Kepala Bappeda DKI Jakarta Nasruddin Djoko Surjono, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M. Taufik dan ekonom Aviliani. (OL-13)

BERITA TERKAIT