27 February 2020, 14:06 WIB

Rano Karno Sebut Seniman Risau Ada Wisma di TIM


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

ANGGOTA Komisi X DPR RI Rano Karno mengkritik Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM).

Pasalnya, bakal ada pembangunan wisma dalam tempat kebudayaan tersebut. Hal itulah yang menyebabkan kerisauan bagi seniman yang bernaung di TIM.

"Tapi kalau memang ada hotel atau wisma, aduh agak sulit untuk kita lakukan kreasi. Jangankan mau menciptakan kreasi, mikirin mau nyewa saja sudah enggak jadi (buat) karya seni," ujar aktor kawakan pemeran Si Doel itu, dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi X di Kompleks Senayan, Jakarta, Kamis (27/2).

Sebelumnya, Komisi X menerima audiensi dari perwakilan seniman pada Senin (17/2) lalu.

Menurut Rano, perwakilan seniman khawatir mengenai nasib keberadaan mereka pascarevitalisasi.

Baca juga: Anies Bangun Wisma Berskala Internasional Harga Terjangkau di TIM

Selama ini, katanya, Jakarta Propertindo sebagai pengelola revitalisasi TIM, kurang berkomunikasi baik dengan seniman untuk proyek pembangunan wisma tersebut.

"Dalam keputusan gubernur ini, Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki adalah berupa lahan. TIM hanya sebuah lahan? Seniman tidak ada di situ? Kita ada di mana ini? Ada ketakutan dari mereka," kata Rano.

"Segala macam di sana memang sudah harus direvitalisasi. Kursi di sana juga sudah berdebu, sound system sudah jelek, memang. Saya anggap ini masalahnya adalah komunikasi yang kurang berjalan," tandasnya.

Revitalisasi TIM dimulai sejak 3 Juli 2019. Proyek ini ditargetkan selesai pada 2021. Namun dalam perjalanannya, proyek ini ditolak kalangan seniman karena ada wacana pembangunan hotel bintang lima. (OL-1)

BERITA TERKAIT