27 February 2020, 14:45 WIB

Sirkuit Formula 1 di Vietnam Selesai Dibangun


Antara | Olahraga

PEMBANGUNAN sirkuit untuk menggelar balapan Formula 1 di Hanoi, Vietnam untuk pertama kalinya telah selesai. Hal itu ditegaskan penyelenggara, Rabu (26/2).

Balapan jalan raya di Hanoi itu akan menjadi seri ketiga di kalender F1 tahun ini, sedangkan seri berikutnya di Tiongkok dibatalkan karena wabah virus korona.

Penyelenggara menyatakan jika 150 meter terakhir dari trek sepanjang 5,6 km yang memiliki 23 tikungan itu, telah diselesaikan pekan lalu di bagian start/finis.

"Kami siap dan tidak sabar lagi menyambut dunia di Hanoi sebentar lagi," kata CEO Vietnam Grand Prix Corporation Le Ngoc Chi.

Sementara itu, Grand Prix Tiongkok yang sedianya digelar di Shanghai pada 19 April dibatalkan menyusul pengumuman pada bulan ini karena virus yang telah menewaskan sedikitnya 2.700 orang di Tiongkok dan menginfeksi 80.000 lainnya.

Baca juga: Pirelli Uji Ban Baru di Tes Pramusim Barcelona

Kemudian media berspekulasi tentang kemungkinan Grand Prix Vietnam akan terdampak karena pada Selasa, pertandingan kualifikasi bulu tangkis untuk Olimpiade pada 24-29 Maret diumumkan ditunda hingga Juni.

Kementerian Kesehatan Vietnam, Selasa (25/2) menyatakan bahwa 16 orang yang terinfeksi virus k di negara mereka telah disembuhkan dan tidak ada kasus baru muncul sejak 13 Februari.

F1 dan FIA menyatakan akan terus memonitor situasi di kala negara-negara lain melaporkan kemunculan kasus baru.

"FIA akan mengevaluasi kalender dari ajang yang akan datang dan jika diperlukan mengambil tindakan yang dibutuhkan untuk membantu melindungi komunitas motorsport global dan masyarakat secara umum," kata FIA.

Stasiun TV Jerman RTL mengumumkan pekan lalu jika mereka akan melakukan peliputan balapan di Vietnam dari jarak jauh karena kekhawatiran terhadap virus korona.

Kemudian di Italia, negara kandang Ferrari dan pemasok ban, Pirelli serta Tim Alpha Tauri, terdapat 12 kematian dan 374 kasus berkaitan dengan virus korona.

Museum Ferrari di Maranello pun ditutup dan akses ke pabrik tim tersebut dibatasi.

Pekan lalu, ketika tes pramusim di Barcelona McLaren membatasi akses motorhomebagi siapa pun yang kedapatan pernah mengunjungi Tiongkok dalam dua pekan terakhir. (OL-1)

BERITA TERKAIT