27 February 2020, 10:49 WIB

Iran Batasi Perjalanan Domestik Terkait Virus Korona


Basuki Eka Purnama | Internasional

PEMERINTAH Iran, Rabu (26/2), mengumumkan pembatasan perjalanan domestik bagi warga yang terkonfirmasi atau suspek virus korona.

"Ketimbang mengarantina kota, kami mengimplementasikan pembatasan perjalanan bagi mereka yang diduga mengalami infeksi virus korona," ujar Menteri Kesehatan iran Saeed Namaki. "Saya meminta mereka untuk tidak melakukan perjalanan."

Namaki mengatakan tim akan diletakkan di perbatasan kota, tanpa menyebut nama kota-kota tersebut. Tim itu akan memeriksa suhu tubuh dan menghentikan mereka yang terinfeksi atau diduga terinfeksi virus korona.

Baca juga: Pakistan Konfirmasi Dua Kasus Pertama Virus Korona

Mereka yang diduga terinfeksi virus dengan nama Covid-19 itu akan dikaratina selama 14 hari.

Namaki juga mengumumkan pembatasan akses ke sejumlah situs suci umat Syiah termasuk Kuil Imam Reza di Mashhad dan Kuil Fatima Masumeh di Qom.

Pekan lalu, Iran mengumumkan dua pasien virus korona meninggal dunia di Qom, pusat pendidikan Islam dan lokasi ziarah.

Menurut keterangan resmi pemerintah Iran, virus korona telah menewaskan 19 orang dan menginfeksi 140 orang di 'Negeri Para Mullah' itu. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT