27 February 2020, 09:18 WIB

Kasus Virus Korona di Italia Melonjak Jadi 400


Nur Aivanni | Internasional

JUMLAH kasus virus korona di Italia telah melonjak menjadi 400 di tengah upaya internasional menahan penyebaran wabah mematikan itu. Peningkatan di Italia menunjukkan lonjakan 25% dalam 24 jam.

Pada Rabu (26/2), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, untuk pertama kalinya, virus itu menyebar lebih cepat di luar Tiongkok yang menjadi awal munculnya virus korona.

Secara global, lebih dari 80 ribu orang di sekitar 40 negara telah terinfeksi virus korona yang muncul pada Desember 2019. Virus tersebut telah menewaskan lebih dari 2.700 orang sejauh ini.

Rabu (26/2) malam, pihak berwenang Italia melaporkan total 400 kasus. Daerah yang paling parah terkena dampak adalah di industri utara negara itu, Lombardy, wilayah di sekitar Milan, dan Veneto dekat Venesia. Wabah ini telah menewaskan 12 orang di 'Negeri Piza' itu sejauh ini.

Baca juga: Prancis Laporkan Korban Tewas Pertama Akibat Virus Korona

Pejabat pemerintah telah berusaha meyakinkan publik dan mengambil langkah-langkah untuk mencegah penyebaran penyakit tersebut.

Sekolah, universitas, dan bioskop telah ditutup dan beberapa acara publik pun dibatalkan. Sebelas kota di pusat wabah, rumah bagi 55.000 orang, pun telah dikarantina.

Ada kekhawatiran wabah itu akan membawa Italia ke dalam resesi ekonomi.

Wartawan BBC Mark Lowen di Milan mengatakan ketakutan adalah alasan kosongnya kafe-kafe di kota itu dan banyaknya pembatalan reservasi hotel.

"Ini adalah situasi yang memprihatinkan, tetapi kita tidak boleh menyerah pada kepanikan," kata Komisaris Kesehatan Uni Eropa Stella Kyriakides setelah bertemu dengan Menteri Kesehatan Italia di Roma, seperti dikutip dari BBC, Kamis (27/2).

"Masih banyak yang tidak diketahui tentang virus ini dan khususnya asalnya dan bagaimana penyebarannya," tambahnya. (OL-1)

BERITA TERKAIT