27 February 2020, 09:15 WIB

Dinkes DKI Minta Warga tidak Cemas Soal WNI dari World Dream


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta menyatakan siap mendukung arahan pemerintah pusat dalam rangka proses penjemputan, observasi, dan pemulangan 188 warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi anak buah kapal (ABK) World Dream.

Proses persiapan telah dibahas dalam rapat koordinasi pada Senin (24/2) lalu yang dipimpin Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) dan dihadiri Menteri Kesehatan dan pimpinan lintas Kementerian/Lembaga/Instansi lainnya, termasuk Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Dinas Kesehatan (Dinkes) mengimbau masyarakat agar tidak perlu merasa cemas karena seluruh proses penjemputan, observasi, dan pemulangan ABK dilaksanakan dengan sangat berhati-hati dan penuh tanggung jawab," ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Dwi Oktavia dalam keterangan resmi, Kamis (27/2).

Baca juga: ABK Dibersihkan dengan Disinfektan

Dukungan Pemprov DKI Jakarta, kata Dwi, terlihat dalam bentuk sosialisasi dan edukasi kepada warga Kepulauan Seribu yang terus dilaksanakan Bupati Kepulauan Seribu dan jajarannya sejak 24 Februari 2020 hingga saat ini.

Dwi juga mengatakan masyarakat yang memerlukan informasi lebih lanjut terkait COVID-19 dapat menghubungi Call center Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta.

Sebelumnya, Staf Khusus Menteri Kesehatan Bidang Pembangunan dan Pembiayaan Kesehatan Alexander K. Ginting mengatakan proses observasi dilakukan dengan pendekatan public health.

Artinya, pemerintah akan memperketat pemeriksaan dan mengambil langkah pemeriksaan awal untuk mencegah sebaran virus.

Ke-188 WNI itu akan diperiksa kesehatannya begitu sampai di kapal yang membawa ke Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu.

Berbeda dengan observasi WNI yang dilakukan di Natuna, Kepulauan Riau, petugas kesehatan akan mengambil satu spesimen dari setiap orang untuk memastikan kondisi tubuh bebas dari virus korona. (OL-1)

BERITA TERKAIT