27 February 2020, 09:00 WIB

Hadapi Cuaca Ekstrem, Dinas LH Siagakan Satgas 24 Jam


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

DINAS Lingkungan Hidup DKI Jakarta menyiagakan satgas selama 24 jam untuk menangani sampah yang kerap kali menumpuk pada musim penghujan. Hal itu juga dilakukan mengingat cuaca ekstrem diprediksi masih akan terjadi hingga Maret 2020 mendatang.

Sebanyak 4.000 personel dari UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta disiagakan di lokasi rawan tumpukan sampah saat banjir kiriman.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Andono Warih mengatakan, ribuan petugas ditempatkan petugas untuk memantau perkembangan situasi dan melakukan penanganan sampah.

"Selain satgas ini, personel dan armada organik tetap melakukan pelayanan rutin. Personel dan armada organik ini siap juga dimobilisasi melakukan penanganan pascabanjir," ucap Andono, Kamis (27/2).

Baca juga: Kepala BPBD Mundur, Anies Yakin Penanganan Banjir tak Terganggu

Andono menjelaskan, sarana yang disiagakan satgas ini terdiri dari 44 mobil pikap angkut sampah, 50 truk sampah, 5 ekskavator jenis spider, 6 ekskavator long arm, 20 ekskavator jenis biasa, serta satu ekskavator liebher yang didampingi 23 orang petugas mobilisasi dan 12 orang petugas mekanik.

"Jika perlukan armada pelayanan rutin dari daerah lain juga dapat dimobilisasi ke daerah terdampak. Target kita penanganan cepat sesuai arahan gubernur," katanya.

Sementara itu, hingga kemarin pukul 18.00 WIB, masih terdapat 15 RW tergenang banjir dengan titik tertinggi di Kelurahan Pejagalan, Jakarta Utara setinggi 50cm.

Pengungsi tercatat masih sebanyak 1.700 KK atau 6.309 jiwa yang berada di 59 lokasi pengungsi yaitu Jakarta Pusat 2 lokasi, Jakarta Utara 27 lokasi, Jakarta Barat 7 lokasi, dan Jakarta Timur 23 lokasi. (OL-1)

BERITA TERKAIT