27 February 2020, 08:45 WIB

Dituding Nepotisme, Ini Jawaban Moeldoko


Nur Azizah | Politik dan Hukum

KEPALA Staf Presiden Moeldoko berdalih tidak melakukan praktik nepotisme. Ia dituding demikian lantaran memasukkan anak dan kerabatnya ke dalam kantor staf Presiden.

"Orang (anak saya) di KSP itu magang. Kalau magang siapa saja boleh. Cek saja. Magang itu makan siang saja enggak dapat," kata Moeldoko di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (26/2).

Dia membantah anak perempuannya mendapat fasilitas layaknya aparatur sipil negara. Ia menyebut anaknya tidak mendapat gaji.

"Enggak ada fasilitas, gaji juga enggak ada," tegas dia.

Moeldoko juga dianggap melanggar Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2019 tentang Kantor Staf Presiden karena telah mengangkat 13 orang anggota Tim Penasihat. Namun, dia enggan ambil pusing.

Baca juga: Jokowi Apresiasi Kinerja MA

Karena itu, Moeldoko dilaporkan ke Ombudsman RI karena dugaan melabrak aturan. Pelapor atas nama Aznil Tan itu berharap laporannya segera ditindaklanjuti.

Sebelumnya, KSP telah menetap 13 penasihat senior. Mereka terdiri dari berbagai latar belakang mulai dari mantan menteri, pengusaha hingga akademisi.

Ke-13 penasihat KSP itu adalah eks Menteri Pertambangan dan Energi Kuntoro Mangkusubroto, eks Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto, dan mantan Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro.

Mantan Menteri Percepatan Pembangunan Kawasan Timur Indonesia Manuel Kaisiepo juga masuk dalam daftar penasihat KSP.

Dari kalangan akademisi ada peneliti Pusat Kajian Etnografi Komunitas Adat (Pustaka) Yando Zakaria dan Sosiolog Universitas Indonesia Imam Prasodjo.

Ada juga Guru Besar Hukum Agraria UGM Maria SW Sumardjono, Guru Besar Hukum Pidana UGM Edward O.S. Hiarie, dan dosen FISIP UGM Kuskridho Ambardi.

Adapun dari kalangan pengusaha ada Komisaris Utama Mayapada Healthcare Jonathan Tahir dan pemilik grup Garuda Food Sudhamek Agoeng Waspodo Soenjoto.

Direktur Human Capital Management (HCM) PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) Edi Witjara dan anggota Dewan Pengarah UN-CERF Rachmawati Husein pun terpilih sebagai tim penasihat KSP. (OL-1)

BERITA TERKAIT