27 February 2020, 07:50 WIB

Liga Muslim Sebut Indonesia Patut Jadi Percontohan


Andhika Prasetyo | Humaniora

SEKRETARIS Jenderal Liga Muslim Dunia (Rabithah Al-Alam Al-Islami) Sheikh Mohammed bin Abdul Karim Al-Issa mengungkapkan negara-negara Islam di dunia sangat mengapresiasi Indonesia yang dinilai telah mampu mewujudkan Islam yang moderat dan terbuka terhadap modernisme.

Selain itu, sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia dianggap berhasil mengedepankan semangat toleransi dan kebersamaan di tengah masyarakat.

"Dengan banyak keberagaman, Indonesia tetap toleran dan mampu untuk bersatu. Kami negara-negara Islam lain ingin mencontoh Indonesia," ujar Sheikh Mohammed saat menemui Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, kemarin.

"Dalam hal ini nilai-nilai mulia tersebut kami mohon kepada Indonesia untuk dapat dibagi dan disampaikan kepada berbagai mitra Indonesia, negara-negara sahabat dari dunia Islam maupun non-Islam," tambahnya.

Menurut dia, pihaknya juga mengapresiasi langkah Indonesia untuk memajukan Islam yang moderat dan Islam yang berorientasi terhadap kemajuan.

Sheikh Mohammed didampingi Deputi Sekretaris Jenderal untuk Hubungan Internasional LMD Mohammed Saeed Almajdoui, Penasihat untuk Sekretaris Jenderal LMD Osamah Jibran Alqahtani, dan Kepala Kantor Perwakilan LMD di Jakarta Fahad Mohammed Alharbi.

Presiden Jokowi didampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Agama Fachrul Razi, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Liga Dunia Islam yang didirikan di Mekah pada 1962 ialah lembaga Islam nonpemerintah terbesar di dunia. Beberapa kegiatan yang rutin digelar LMD di Indonesia ialah konferensi media Islam internasional.

 

Kekuatan ekonomi

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengungkapkan Sekjen Liga Muslim Dunia Sheikh Mohammed juga menyinggung kekuatan ekonomi Indonesia yang di masa mendatang akan masuk lima besar ekonomi dunia.

"Ada Amerika, Tiongkok, Rusia, India, dan Indonesia. Besarnya peranan Indonesia di dunia itu secara otomatis menandakan peranan Islam di dunia karena Indonesia ini negara dengan penduduk muslim terbesar," tutur Muhadjir. (Pra/Ant/X-11)

BERITA TERKAIT