26 February 2020, 23:05 WIB

Brasil Laporkan Infeksi Virus Korona Perdana di Amerika Latin


Ghani Nurcahyadi | Internasional

KEMENTERIAN Kesehatan Brasil mengumumkan seorang Warga Sao Paolo positif terinfeksi virus korona COVID-19. Itu menjadi infeksi COVID-19 perdana di Amerika Latin setelah wabah itu merebak di Tiongkok sejak Januari lalu.

Menteri Kesehatan Brasil Luiz Enrique Mandetta mengatakan, pasien berusia 61 tahun itu diidentifikasi baru tiba dari Lombardy, Italia pada 21 februari. Lombardy merupakan pusat penyebaran virus korona di Italia yang menginfeksi ratusan orang.

mandetta mengatakan, pihaknya kini fokus untuk mengidentifikasi semua kontak yang melingkupi pasien infeksi virus korona itu, termasuk anggota keluarganya untuk melihat adanya penularan virus korona lebih lanjut di Brasil.

Pasien itu sebelumnya mengunjungi dokter dengan keluhan gejala flu dan kini diisolasi di rumahnya. Pasien tersebut dinyatakan dalam kondisi membaik.

Selain pasien yang sudah terkonfirmasi positif itu, Brasil kini juga sedang menguji sampel 20 orang terduga terinfeksi virus korona, 12 diantaranya diketahui baru pulang dari Italia, sedangkan seorang lainnya sebelumnya tinggal di Tiongkok yang jadi pusat penyebaran virus korona.

Baca juga : Raksasa Teknologi Lawan Penyebaran Hoaks Korona

Mandetta mengimbau publik Brasil untuk tenang dan memastikan pemerintah telah mengambil langkah tegas untuk menangkal penyebaran virus korona di Negeri Samba.

"Kita harus tetap tenang. Ini seperti flu dan kita bisa melaluinya," ujarnya.

Ia menjelaskan, virus korona merupakan virus yang muncul di belahan bumi bagian utara yang punya musim dingin. Namun, ia belum bisa memastikan bagaimana virus itu bisa bertahan di belahan bumi bagian selatan yang hangat.

"Mungkin saja lebih baik, atau lebih buruk" ujarnya.

Di seluruh dunia saat ini dilaporkan lebih dari 2.700 orang telah meninggal dunia akibat infeksi virus korona dan menginfeksi lebih dari 80.000 orang. Selain Tiongkok, COVID-19 kini juga menyebar cepat di Korea Selatan dan Italia, serta di kapal pesiar Diamond Princess yang disandarkan di Yokohama, Jepang. (AFP/OL-7)

BERITA TERKAIT