26 February 2020, 22:26 WIB

Bojan Hodak Protes Keras ke AFC Terkait Sanksi Pluim


Rahmatul Fajri | Sepak Bola

KEMENANGAN meyakinkan PSM Makassar atas wakil Myanmar, Shan United dengan skor 3-1 pada lanjutan Piala AFC, Rabu (26/2) menyisakan cerita.

Pelatih PSM Makassar Bojan Hodak melancarkan protes keras kepada induk sepak bola Asia atau AFC terkait sanksi atas kartu merah yang diterima Wiljan Pluim.

Sebelumnya, Pluim mendapatkan kartu merah saat leg kedua playoff Piala AFC melawan Lalenok United. Hukuman dua pertandingan yang diterima Pluim baru disampaikan AFC sehari sebelum pertandingan melawan Shan United

Bojan mengatakan timnya telah mempersiapkan Pluim untuk berlaga melawan Shan United hari ini. Namun dengan keputusan mendadak itu, ia harus menepikan Pluim dan membuat skema permainan menjadi berubah.

"Departemen legal AFC memberi tahu Pluim dihukum dua laga padahal satu hari sebelum pertandingan. Kami sudah persiapan dengan Pluim, lalu kami mengganti dengan sehari jelang laga. Inilah yang terjadi ketika orang yang tak mengerti sepak bola yang ada di sana (AFC)," kata Bojan, ketika konferensi pers sesuai laga melawan Shan United di Stadion Madya, Rabu (26/2).

 

Baca juga; PSM Makassar Raih Kemenangan Perdana di Piala AFC

 

 

Bojan mengatakan kehadiran Pluim sangat penting di lini tengah Juku Eja. Pluim seharusnya diandalkan lawan Shan United, karena pemain pilar lainnya absen, sepeti Rasyid Bakri, Serif Hasic, M Arfan, dan Ezra Walian. Beruntung, Bojan masih memiliki dua pemain sentral di lini tengah yang bermain impresif, yakni Rizky Pellu dan Ahmad Agung.

"Kedua tim sama-sama memiliki peluang, tapi kita keluar jadi yang terbaik. Pellu dan Agung bermain baik dan mereka pantas mendapatkan penghargaan lebih," kata Bojan.

Ini merupakan kemenangan pertama PSM Makassar di Piala AFC. Goncalo Rodrigues, Yakob Sayuri, dan Ferdinand Sinaga mencetak tiga gol kemenangan PSM Makassar. Sedangkan satu gol balasan Shan United dicetak oleh Htet Phyo Wai. (OL-8)

BERITA TERKAIT