26 February 2020, 14:54 WIB

Provinsi Bangka Belitung Berusaha Jadi Obyek Wisata Halal


Rendy Ferdiansyah | Nusantara

PROVINSI Bangka Belitung (Babel) terus berupaya dan berusaha menjadikan daerahnya sebagai obyek wisata halal. Hal ini tentunya untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi para wisatawan.

Gubernur Provinsi Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman Djohan mengatakan untuk menjadi Provinsi dengan obyek wisata halal tidak ada target sampai kapan, sebab semuanya dibiarkan berjalan.

Menurut Erzaldi, pihaknya ingin menjadikan seluruh produk kuliner usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) mendapatkan sertifikat halal, untuk itu secara bertahap, program gratis untuk pelaku UMKM mendapatkan sertifikat halal akan terus digulirkan.

Erzaldi menyebutkan Industri halal di Babel terkenal dengan kuliner enak, sehingga menjadi tantangan bagi Babel untuk memberikan kuliner yang aman bagi turis terkait kehalalan suatu produk.

"Tidak ada target semua biarkan berjalan, kita ingin menujukan produk-produk halal memberikan rasa aman dan nyaman bagi para wisatawan," kata Gubernur usai menghadiri Bangka Belitung Internasional Halal Seminar rangkaian Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) Ke-VII di Ball Room Bank Indonesia (BI) Pangkalpinang, Babel, Rabu (26/2).

‎‎Erzaldi menegaskan bahwa Babel merupakan salah satu destinasi baru yang menjadi tujuan wisatawan, sehingga menjadi tantangan sendiri untuk mengedepankan halal food."Babel ini daerah harmonis, selain food halal ada juga food tidak halal,"ujarnya.

Sementara, Sekretaris Jendral (sekjen) MUI Pusat. Anwar Abas mengatakan, berbicara masalah wisata halal tentunya yang di perbolehkan agama dan buka yang melanggar agama dan tentunya sudah dijamin Undang-undang.‎

Ia pun mengaku mengapresiasi langkah dan usaha provinsi Bangka Belitung sudah berazam menjadi daerah Obyek wisata halal.

"Di Indonesia ini ada beberapa provinsi yang sudah berusaha menjadi obyek wisata halal seperti provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Aceh, Riau dan provinsi Babel sedangkan untuk daerah lain baru mencoba, karena masalah halal ini merupakan hal yang baru," kata Anwas Abbas.

Bangka Belitung Internasional Halal seminar dihadiri Deputi Bank Indonesia Sugen, Departemen ekonomi Keuangan syariah Shaedi, Kepala BI Babel Tantan heroika, Sekjen PP MES Edy Setiadi, MUI Pusat Muhyidin Junaisi, Kepala MUI Babel. Zayadi, Kepala OJK Reg 7 Sumbangsel untung Nugroho, direktur LPPOM MUI, Lukmanul hakim dan gubernur Babel. Erzaldi Rosman Djohan.(RF/OL-09)

BERITA TERKAIT