26 February 2020, 00:01 WIB

Dewas KPK Ajak Publik Terus Kontrol Pemberantasan Korupsi


Dhika kusuma winata | Politik dan Hukum

ANGGOTA Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) Artidjo Alkostar meminta pulbik untuk terus mengawal kerja-kerja pemberantasan dan pencegahan korupsi. Pengawasan masyarakat terhadap upaya pemberantasan korupsi dinilai perlu terus diperkuat.

"Ada kontrol politik, kontrol hukum tetapi yang tidak boleh dihindari adalah kontrol sosial. Itu (kontrol) pers, LSM, perguruan tinggi sehingga dengan demikian negara kita pada sampai idamannya masyarakat adil, makmur, sejahtera, dan bebas dari korupsi," kata Artidjo usai memberikan pelatihan penerapan modul antikorupsi di Gedung ACLC KPK, Jakarta, Selasa (25/2).

Artidjo menilai pengawasan masyarakat menjadi instrumen yang penting lantaran masyarakat merupakan elemen yang independen terbebas dari kepentingan.

Independensi masyarakat tersebut lah yang membedakannya dengan kontrol hukum maupun kontrol politik.

"Masyarakat kan independen untuk kontrol sosial. Untuk kontrol hukum bisa tergantung aparatnya tetapi kontrol sosial setiap saat menjadi jiwa dari masyarakat, menjadi sikap masyarakat sehingga dengan demikian melekat," imbuhnya.

Artidjo melanjutkan kontrol sosial dari publik bisa dilakukan oleh institusi seperti pers, lembaga swadaya masyarakat, dan perguruan tinggi.

Untuk itu, ia pun meminta KPK terus mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dalam pemberantasan korupsi melalui pelatihan dan penyuluhan antikorupsi.

"Karena itu yang dilakukan oleh KPK melatih banyak elemen masyarakat untuk membangun budaya jujur, membangun budaya antikorupsi," tukas mantan hakim agung itu. (OL-8)

BERITA TERKAIT