25 February 2020, 22:10 WIB

Akibat Banjir, PLN Matikan Ribuan Gardu di Jakarta


Tri Subarkah | Megapolitan

PLN memadamkan ratusan gardu distribusinya akibat banjir yang terjadi di Jakarta dan sekitarnya, Selasa (25/2). Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini memastikan bahwa implikasi dari pemadaman tersebut adalah penurunan konsumsi listrik.

"Kalau listriknya dipadamkan, sudah barang tentu pendapan PLN berkurang," kata Zulkifli di Gedung PLN Unit Distribusi Jakarta Raya, Selasa (25/2).

Untuk menyiasati hal tersebut, pihaknya melakukan langkah-langkah untuk menekan kerugian yang ditimbulkan saat banjir. Misalnya dengan mengurangi penggunaan pembangkit tertentu.

"Kita sudah punya merit order-nya sendiri dalam situasi seperti ini. Ada penggunaan listrik yang menurun, lalu kita mungkin mengurangi penggunaan pembangkit tertentu. Tapi sekali lagi, kami sampaikan ini bisnis kami, kami akan berusaha secepat mungkin untuk menyalakan listrik," papar Zulkifli.

Namun, ia tidak menyebut pembangkit listrik mana yang operasionalnya dikurangi. Pun enggan membeberkan berapa kerugian yang ditimbulkan akibat banjir hari ini.

"Itu nanti kita hitung dulu, kitabkan ngga hitung pendapatan jam per jam, pasti kita hitung," tandasnya.

Sementara itu, General Manager PT PLN Distribusi Jakarta Raya, M Ikhsan Asaad menyebut dari 14.288 gardu yang ada di wilayah Jakarta dan sebagian kota Bekasi serta Tangerang Selatan, ada 1.156 yang terdampak.

Satu gardu distribusi, lanjut Ikhsan, memasok listrik untuk 400-500 rumah. Pihak PLN akan menyalakan kembali gardu distribusinya apabila banjir di wilayah tersebut sudah surut.

"Kalau surut nanti, orang saya akan ke sana untuk memastikan dulu. Kan harus ada surat keterangan kesepakatan dari RT/RW, saya nggak berani kalau nyalain, ada orang meninggal siapa yang tanggung jawab?" tandasnya. (OL-8)

BERITA TERKAIT