26 February 2020, 05:45 WIB

Juku Eja Bidik Kemenangan Perdana


(Faj/R-1) | Sepak Bola

TIGA poin wajib didapat PSM Makassar saat menjamu wakil Myanmar, Shan United, dalam lanjutan penyisihan Grup H Piala AFC 2020 di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, sore ini. Kemenangan akan menjaga peluang 'Juku Eja', julukan PSM, melangkah ke babak selanjutnya.

Di laga pertama, PSM takluk 1-2 dari Tampines Rovers, Singapura. Pelatih PSM Makassar, Bojan Hodak, mengaku telah melupakan kekalahan tersebut dan siap meraih kemenangan atas Shan United.

"Kami fokus untuk pertandingan besok (hari ini). Saya sudah melihat rekaman penampilan mereka (Shan) dan saya rasa sekarang mereka tim yang jauh lebih baik," kata Bojan, kemarin.

Meski demikian, pelatih asal Kroasia itu mengaku skuadnya belum padu dengan kehadiran sejumlah pemain anyar, seperti Serif Hasic, Hussein El Dor, Giancarlo Rodrigues, dan Osas Saha. "Beberapa pemain mungkin bisa menyatu dalam satu dua laga, sedangkan yang lain butuh waktu lebih lama ," kata Bojan.

Di Grup G, wakil Indonesia lainnya, Bali United, kalah 1-2 dari tuan rumah Svay Rieng di Stadion Olimpiade Phnom Penh, Kamboja, kemarin. Gol tuan rumah dicetak Phallin Hoy (12') dan Befolo Privat (19'), sedangkan gol balasan Bali United dicetak Ilija Spasojevic (59'). Saat ini, Bali United tetap berada di posisi dua dengan poin tiga dari dua laga yang sudah dimainkan.

Di sisi lain, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memberi apresiasi atas kinerja Satgas Antimafia Bola tahap I dan II. PSSI berharap dukungan pengawasan terhadap persepakbolaan Indonesia terus dijalankan seiring diperpanjangnya masa tugas Satgas masuk tahap III.

"Kami mohon bantuan Satgas Antimafia Bola. Bersama, kita penuhi arahan Presiden Jokowi menciptakan timnas yang tangguh serta kompetisi yang bersih dan enak ditonton," kata Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, saat rapat koordinasi dengan Satgas Antimafia Bola yang dipimpin Brigjen Hendro Pandowo di Polda Metro Jaya.

Dalam pertemuan itu, Hendro Pandowo memaparkan capaian Satgas tahap sebelumnya. "Dari wasit sampai anggota Komite Eksekutif PSSI," kata Hendro. (Faj/R-1)

BERITA TERKAIT