26 February 2020, 05:00 WIB

City Miliki Modal Guncang sang Raja


Rahmatul Fajri | Sepak Bola

JAJARAN pemain bintang yang haus kesuksesan di Liga Champions membuat Manchester City datang sebagai lawan yang membuat Real Madrid waspada. The Citizens--julukan City--datang dengan motivasi besar untuk menjungkalkan tuan rumah yang berstatus 'si Raja Eropa'.

"Ini ujian sesungguhnya. Kami akan mencoba dengan segala kemampuan dan mencetak gol. Kami akan melakukan yang terbaik melawan tim yang 13 kali juara Liga Champions dan raja pada turnamen ini," ungkap arsitek City, Pep Guardiola, mengenai laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Santiago Bernabeu, dini hari nanti.

Real Madrid patut waspada dengan Guardiola yang punya catatan apik. Dari 17 kali pertemuan melawan Madrid, Guardiola menang 9 kali, 4 kali imbang, dan 4 kali kalah.

Namun, Guardiola lebih superior hanya ketika melatih Barcelona. Saat melatih Bayern Muenchen, ia dua kali kalah di semifinal Liga Champions musim 2013/2014.

Guardiola mengaku sedikit gentar menghadapi Los Blancos--julukan Madrid--yang meraih empat trofi dari enam edisi Liga Champions terakhir. Di timnya, Guardiola hanya memiliki dua nama yang pernah mengangkat trofi 'si Kuping Besar', yakni Claudio Bravo dan Scott Carson. Itu pun tidak diraih bersama City.

"Saya mengagumi mereka. Pemain di sana berpengalaman di final Liga Champions dan saya tidak tahu berapa kali mereka menjuarainya. Di pihak kami mungkin hanya ada Claudio," kata Guardiola yang dua kali juara Eropa bersama Barcelona.

Adapun pemain bintang City, seperti Kevin de Bruyne, Sergio Aguero, David Silva, Gabriel Jesus, hingga Riyad Mahrez belum pernah merasakan trofi Eropa.

"Saya sendiri merasa ini akan jadi pertandingan dan atmosfer yang bagus. Ini ialah laga penting, itulah tantangannya," ungkap Gabriel Jesus, bomber City.

Di kubu Madrid, arsitek Zinedine Zidane menyatakan timnya segera bangkit setelah kekalahan 0-1 dari Levante di Liga Spanyol, Sabtu (22/2). "Kami harus kembali ke jalur kemenangan," tegas Zizou.

Apalagi Madrid selalu menyisihkan tim-tim Inggris di babak sistem gugur Liga Champions. Jika bicara rekor pertemuan dengan City, Real Madrid mendominasi empat laga terakhir, dengan dua kemenangan dan dua imbang. Dua kemenangan teraih di Bernabeu.

Namun, ketangguhan City diakui bomber Madrid, Karim Benzema. "City tim hebat dan mereka punya pelatih luar biasa. Duel bakal seimbang," tegas striker Prancis itu.

Ketajaman CR-7

Di laga lain, Juventus tetap mengandalkan ketajaman megabintang Cristiano Ronaldo saat melawat ke markas Olympique Lyon. 'Si Nyonya Besar'--julukan Juventus--tak terkalahkan kala menghadapi Lyon. Dari empat kali bentrok, Juve menang tiga kali dan sekali imbang.

Apalagi kini Bianconeri memiliki sosok Ronaldo, pemain yang sudah lima kali menjuarai Liga Champions. Pemain berjuluk CR7 itu merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah, dengan 128 gol. Itu menjadi catatan ketajaman yang bakal menyulitkan Lyon. Ditambah lagi tim tuan rumah tampil tanpa pemain bintang, Memphis Depay, yang masih cedera. (AFP/goal/uefa/R-2)

BERITA TERKAIT