25 February 2020, 20:57 WIB

Buru Nurhadi, KPK Telusuri Sejumlah Lokasi di Jakarta


Dhika kusuma winata | Politik dan Hukum

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah sejumlah lokasi di Surabaya dan Jakarta untuk memburu mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi. Selain menggeledah kantor pengacara Rahmat Santoso & Partner di Surabaya, Jawa Timur, tim komisi juga tengah mencari keberadaan Nurhadi di dua lokasi di Jakarta.

"Kami menindaklanjuti informasi awal terkait keberadaan para tersangka namum kami tidak bisa menyampaikan semua tempat mana yang sudah dilakukan penggeledahan," kata Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (25/2).

Sore tadi, KPK melakukan penggeledahan di kantor pengacara Rahmat Santoso & Partner di Surabaya, Jawa Timur. Kantor pengacara itu diketahui milik adik dari istri Nurhadi, Tin Zuraida. Ali mengatakan KPK turut mencari informasi dan keberadaan Nurhadi di kantor hukum milik adik iparnya tersebut.

"Dari penggeledahan yang tadi sudah dilakukan penyidik menemukan beberapa dokumen yang kami anggap terkait dengan berkas perkara. Serta (disita) alat komunikasi juga kemudian bagian yang akan dilakukan penyitaan," ujar Ali.

Dalam kasus itu, KPK menetapkan Nurhadi beserta menantunya Rezky Herbiono dan Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (PT MIT) Hiendra Soenjoto sebagai tersangka kasus pengurusan perkara di lingkungan MA. Hingga kini, ketiganya belum ditahan KPK dan diketahui kerap tidak memenuhi panggilan penyidik.

Selama menjabat sekretaris di MA, Nurhadi diduga melakukan perdagangan perkara dan menerima suap serta gratifikasi senilai Rp46 miliar.

Adapun Rezky diduga menjadi perantara suap kepada Nurhadi dalam sejumlah pengurusan perkara perdata, kasasi, dan peninjauan kembali. Sementara itu, Hiendra disangkakan sebagai pemberi suap pengurusan perkara.(OL-4)

BERITA TERKAIT