25 February 2020, 23:15 WIB

Pendaftaran Baru Pinjaman Online Disetop


MI | Ekonomi

OTORITAS  Jasa Keuangan (OJK) menghentikan sementara pemberian slot pendaftaran baru teknologi finansial (tekfin) lending alias pinjaman daring (online). Penghentian ini dilakukan lantaran masih banyak pinjaman online ilegal yang berpotensi merugikan masyarakat.

Pernyataan OJK yang dimuat dalam instagram resmi OJK @ojkindonesia, Selasa (25/2), itu juga mengoreksi pernyataan sebelumnya yang menyebutkan bahwa OJK menghentikan sementara izin baru tekfin. “Sebelumnya kami menulis izin baru fintech dihentikan sementara, yang benar adalah slot pendaftaran baru yang dihentikan sementara,” tulis OJK sebagaimana dikutip Medcom.id.

Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) OJK Riswinandi menjelaskan penghentian sementara slot pendaftaran baru pinjaman online dilakukan untuk memberi waktu dalam menyempurnakan sistem pengawasan. “Dan memastikan peningkatan kualitas industri ini,” tegas Riswinandi.

Sebelumnya Satgas Waspada Investasi menemukan masih banyaknya kegiatan pinjaman online ilegal dan berpotensi merugikan masyarakat. Dari hasil penelusuran hingga Januari 2020, Satgas menemukan 120 entitas yang melakukan kegiatan pinjaman online ilegal dan tidak terdaftar di OJK.

“Banyak kegiatan fintech peer to peer lending ilegal pada website, aplikasi atau penawaran melalui sms yang beredar. Masyarakat selalu kami minta waspada agar memanfaatkan daftar fintech peer to peer lending yang terdaftar di OJK,” kata Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam Lumban Tobing, Kamis (30/1) lalu.

Selain kegiatan pinjaman online ilegal, Satgas juga menghentikan 28 kegiatan usaha yang diduga melakukan kegiatan usaha tanpa izin dari otoritas yang berwenang dan berpotensi merugikan masyarakat.  Kegiatan itu berupa perdagangan forex tanpa izin, penawaran pelunasan utang, investasi money game, multi level marketing tanpa izin, investasi properti, pergadaian tanpa izin, hingga koperasi tanpa izin.

Pada 2019, Satgas telah menghentikan kegiatan 1.494 pinjaman online ilegal. Total yang telah ditangani Satgas sejak 2018 hingga Januari 2020 sebanyak 2.018 entitas. (Des/Van/E-3)

 

 

BERITA TERKAIT