25 February 2020, 18:39 WIB

Soal Hamil lantaran Berenang Bareng, Sitti Disidang Dewan Etik


Atikah Ishmah Winahyu | Humaniora

KETUA Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto menegaskan pernyataan Komisioner KPAI Sitty Hikmawatty bukan mewakili KPAI, melainkan adalah pendapat pribadi.

Seperti diketahui, Sitty sebelumnya memberikan pernyataan kontroversial dengan mengatakan perempuan bisa hamil di kolam renang.

"Perlu kami sampaikan bahwa apa yang disampaikan Bu Sitty Hikmawatty merupakan sikap pribadi dan bukan sikap KPAI secara kelembagaan," tegas Susanto dalam konferensi pers di kantor KPAI, Selasa (25/2).

Baca juga: Komisioner KPAI Sitti Hikmawati Didesak Mundur

Susanto mengatakan, KPAI telah membentuk dewan etik untuk menindaklanjuti persoalan yang menimpa Sitty tersebut. Pembentukan dewan etik ini pun mengacu pada Peraturan KPAI Nomor 1 Tahun 2017.

"Semangatnya adalah menegakkan etik. Makanya kenapa kemudian ada dewan etik dan di peraturan KPAI," terangnya.

Baca juga: Istana Tegur Komisioner KPAI Sitti Hikmawatty

Dewan etik ini yang bertugas untuk merekomendasikan pada KPAI apakah Sitty akan diberikan sanksi akibat pernyataan tersebut. Susanto pun mengatakan, pihaknya tidak mau berandai-andai, sebab itu merupakan kewenangan dewan etik.

"Benar salahnya pernyataan itu nanti kan dewan etik yang akan menyampaikan. Baru kemudian berpikir soal apa konsekuensi atau sanksi. Itu domain dewan etik setelah mempelajari (pernyataan Sitty) dari tahapan ke tahapan," ujarnya.

Baca juga: Pesan ke Sitti Hikmawatty: Pejabat Publik Jangan Bikin Gaduh

Susanto mengungkapkan, Sitty telah memberikan penjelasan atas peristiwa ini dalam rapat pleno yang digelar pada Senin (24/2). Untuk pemanggilan Sitty selanjutnya akan dilakukan oleh dewan etik untuk meminta keterangan dan mempelajari lebih lanjut pernyataan yang bersangkutan.

"Nanti dewan etik yang akan klarifikasi kepada yang bersangkutan dan pihak terkait," tandasnya. (X-15)

BERITA TERKAIT