25 February 2020, 18:10 WIB

Masuki Tahun ke 5, Berapa Nilai Simpanan Tabungan Pelajar?


Faustinus Nua | Ekonomi

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus meningkatkan sinergi bersama industri perbankan, kementerian dan pemerintah daerah. Hal itu untuk mendorong inklusi keuangan khususnya bagi pelajar melalui program Simpanan Pelajar menuju program kepemilikan rekening bagi seluruh pelajar di Indonesia pada akhir 2022.

"OJK akan terus mengkampanyekan budaya menabung sejak dini melalui kegiatan edukasi dan perluasan akses keuangan di seluruh wilayah Indonesia. Kami akan bekerja sama dengan industri perbankan, kementerian/lembaga serta stakeholders terkait," kata Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Tirta Segara melalui keterangan resmi (25/2).

OJK bersama dengan industri perbankan telah menginisiasi program Simpanan Pelajar (SimPel/SimPel iB) yang telah diluncurkan oleh Presiden Republik Indonesia pada tanggal 14 Juni 2015. SimPel/SimPel iB merupakan program inklusi keuangan yang bertujuan untuk mendorong budaya menabung sejak dini.

Program yang telah memasuki tahun ke lima ini ternyata telah menghasilkan sejumlah kemajuan.

"Perkembangan program SimPel/SimPel iB sampai dengan 2019 tercatat 381 bank telah menjadi peserta SimPel/SimPel iB dan 381.867 sekolah telah menjalin kerja sama dengan bank. Jumlah rekening tercatat sebanyak 21.865.176 dan nominal tabungan Rp9 triliun," imbuhnya.

Saat ini SimPel/SimPel iB juga telah digunakan untuk penyaluran dana bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) serta Kementerian Agama.

Selain itu, hingga awal tahun 2020, terdapat 11 daerah yang telah berkomitmen dalam mendukung Aksi Indonesia Menabung dengan menerbitkan Surat Edaran (SE) dari Kepala Daerah yaitu: Provinsi Riau, Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Jawa Timur, Provinsi Sulawesi Selatan, Provinsi Sumatera Barat, Provinsi Lampung, Provinsi Sulawesi Utara, Kota Ambon, Kota Samarinda, dan Kabupaten Merangin Jambi.

Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah - Kemendikbud telah menerbitkan SE Nomor 581/D/HK/2019 tentang Program Simpanan Pelajar pada tanggal 27 Mei 2019, yang ditujukan kepada Kepala Daerah untuk menghimbau Dinas Pendidikan agar berpartisipasi aktif dalam implementasi budaya menabung di sekolah khususnya melalui SimPel/SimPel iB.

Sebelumnya, pada Rapat Terbatas Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI) 28 Januari 2020, Presiden memberikan arahan untuk meningkatkan inklusi keuangan Indonesia yang saat ini sebesar 76,19% menjadi di atas 90% pada tahun 2023. Presiden juga mengharapkan mahasiswa dan pelajar dapat ditarik untuk menggunakan produk dari perbankan nasional sehingga dapat meningkatkan inklusi keuangan.(Van/E-1)

BERITA TERKAIT