25 February 2020, 18:05 WIB

Ujian Berat Guardiola Melawan Raja Liga Champions


Rahmatul Fajri | Sepak Bola

PARTAI bigmatch akan tersaji di Santiago Bernabeu saat Real Madrid menjamu Manchester City pada babak 16 besar Liga Champions, Kamis (27/2) pukul 03:00 WIB.

Bicara rekor pertemuan di Liga Champions, Real Madrid mendominasi empat pertandingan terakhir dengan 2 kemenangan dan dua imbang. Dua kemenangan itu diraih Real Madrid ketika bermain di Santiago Bernabeu. Catatan ini tentu akan menjadi modal berharga bagi Los Blancos-julukan Real Madrid.

Namun, Real Madrid patut waspada dengan Pep Guardiola. Manajer Manchester City itu punya catatan apik saat melawan Real Madrid. Dari 17 kali pertemuan, Guardiola menang 9 kali, 4 imbang, dan 4 kali kalah.

Namun, Guardiola superior hanya ketika melatih Barcelona. Saat melatih Bayern Muenchen dirinya dua kali dikalahkan Real Madrid pada semifinal Liga Champions musim 2013/2014.

Guardiola sendiri mengaku sedikit gentar menghadapi Real Madrid. Ia mengatakan Los Blancos merupakan adalah "raja" Liga Champions dengan meraih 4 trofi dari 6 edisi Liga Champions terakhir. Dibandingkan dengan timnya, Guardiola hanya memiliki dua nama yang pernah mengangkat trofi "Si Kuping Besar", yakni Claudio Bravo dan Scott Carson. Itu pun tidak diraih bersama Manchester City.

"Saya mengagumi mereka. Pemain di sana berpengalaman di final Liga Champions dan saya tidak tahu berapa kali mereka menjuarainya. Di pihak kami mungkin hanya ada Claudio," kata Guardiola yang meraih dua trofi Liga Champions bersama Barcelona itu.

Meski timnya kalah dari segi sejarah dan prestasi di Liga Champions, Guardiola mengaku tetap mengincar kemenangan di Santiago Bernabeu, sehingga tugas di kandang akan menjadi lebih mudah.

"Ini adalah ujian sesungguhnya. Kami akan mencoba dengan segala kemampuan yang ada dan mencetak gol. Kami akan melakukan yang terbaik melawan tim yang 13 kali juara Liga Champions dan adalah raja pada turnamen ini," ungkap Guardiola. (goal.com/OL-4)

BERITA TERKAIT