25 February 2020, 17:20 WIB

1.564 Gardu Distrubusi PLN masih Padam Akibat Banjir


Tri Subarkah | Megapolitan

HUJAN dengan intensitas tinggi sejak Senin (24/2) malam sampai Selasa (25/2) pagi membuat beberapa wilayah di Jakarta dan sekitarnya banjir. 

Guna mengantisipasi sengatan listrik saat banjir, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (persero) terpaksa memadamkan ribuan gardu distribusi.

Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini, menyebut ada 2.229 gardu distribusi yang terdampak akibat banjir kali ini. Dari angka tersebut, 638 sudah beroperasi normal.

"Yang terpaksa masih padam itu saat ini 1.564 gardu distribusi," kata Zulkifli di Gedung PLN Unit Distribusi Jakarta Raya, Selasa (25/2).

Zulkifli menyebut pemadaman yang dilakukan pihaknya demi keselamatan masyarakat. Hal itu, lanjutnya, untuk menghindari tersengatnya masyarakat dari aliran listrik. 

"Kami sangat terpaksa untuk memadamkan listrik ini demi keamanan kita bersama," ujarnya.

Baca juga: Demi Keselamatan, PLN Padamkan Sejumlah Daerah Terdampak Banjir

PLN, kata Zulkifli, akan terus berkomunikasi dengan pihak RT maupun RW guna memonitor lokasi-lokasi yang sudah surut dari banjir.

"Apabila telah berkurang genangannya, kami berkomunikasi dengan RT/RW bahwa lokasi itu sudah tidak lagi terkena air, segera kami akan tandatangani berita acara dengan RT maupun RW dan segera kami nyalakan listrik pada daerah tersebut," tandas Zulkifli.

Pada kesempatan yang sama, GM PLN Jakarta Raya M Ikhsan Asaad mengatkan 834 gardu distribusi di wilayahnya masih dipadamkan. Ia menyebut pemadaman bersifat situasional.

"Kurang lebih ada 1.000 teman-teman kami di lapangan melaksanakan patroli. Jika dipastikan sudah aman dan ada berita acara dengan tokoh masyarakat setempat ini, kita nyalakan," ucap Ikhsan. (A-2)

BERITA TERKAIT