25 February 2020, 16:52 WIB

Banjir Jakarta, Anggota DPR: Anies dan Bawahan Kurang Serius


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

JAKARTA kebanjiran lagi pada Selasa (25/2). Kali ini, banjir bukan disebabkan air kiriman melainkan banjir lokal.

Anggota Komisi V DPR Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Aras menilai, hal itu menunjukkan ada kesalahan dalam sistem drainase Jakarta.

Baca juga: Soal Banjir Kali ini, Gubernur Anies: Itu Air Lokal

Dengan demikian, kata Aras, sangat bisa diantisipasi dengan sistem pencegahan banjir yang baik. Yakni dengan memiliki sistem drainase yang baik.

"Kita lihat saat ini, selain menggenangi permukiman warga, banjir juga menggenangi jalanan vital, beberapa underpass, dan jalan tol. Ini tentu dikarenakan ada yang salah dengan sistem drainase Ibu Kota," kata Aras dalam keterangan resminya, Jakarta, Selasa (25/2).

Baca juga: Tagar #AniesTenggelamkanDKI Jadi Trending di Twitter

Aras juga menilai Pemprov DKI Jakarta kurang serius dalam proses pencegahan banjir yang tiap tahun terjadi di Ibu Kota Jakarta

Jika mau serius, menurut Aras, Gubernur Anies Baswedan dan bawahannya harus bekerja menangani banjir dari April hingga Agustus 2019. "Itu sudah cukup untuk mempersiapkan Jakarta tidak banjir saat musim hujan datang," kata Aras

Baca juga: Sidang Gugatan Banjir Jakarta Awal Tahun Ditunda Lantaran Banjir

Terpisah, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan banjir hari ini merupakan air lokal yang meluap. "Air yang ada di sini (Sungai Manggarai) itu tidak banyak sampah. Artinya itu air lokal, air lokal tidak bergolak. Jumlahnya memang cukup besar karenanya (Pintu Air Karet) siaga 1. Ini bukan air kiriman," kata Anies di Manggarai, pagi tadi. (X-15)

BERITA TERKAIT