25 February 2020, 16:46 WIB

Meracik Kopi Kekinian Itu Tidak Sulit


Selamat Saragih | Humaniora

Bisnis coffee shop tengah menjadi primadona saat ini. Banyak anak muda yang mencoba mencari peruntungan di dunia kopi ini. Namun hal ini tidak lepas dari bagaiman para pemilik gerai kopi ini bisa memberikan sajian yang bisa dinikmati oleh para pecinta kopi tanah air.

 

Melihat perkembangan yang cukup pesat, Politeknik Pariwisata Sahid Roxy mengadakan pelatihan bagaimana kopi ini disajikan semenarik mungkin, tentu tidak lepas dari Latte Art. Sehingga, konsumen bisa menikmati sensasi meminum kopi yang kekinian.

 

Peserta yang hadir ada dari berbagai kalangan baik pelajar hingga umum, tak hanya belajar mengenai secara teori peserta juga mendapatkan ilmu berupa praktek langsung menyajikan estetika dari secangkir kopi berupa latte art. Pada workshop ini, peserta diajak terlebih dahulu untuk mengenal macam-macam jenis biji kopi dan cara pengolahannya hingga proses penyajiannya.

 

Hernando selaku Owner Bloom Coffee & Eatery yang telah bertahun-tahun berkecimpung di industri kopi juga memberikan tips dan membuka sesi tanya jawab kepada seluruh peserta yang ingin bertanya seputar penyajian kopi dan latte art selanjutnya seluruh peserta diajak untuk menyaksikan sekaligus berlatih teknik latte art, yakni seni menghias di atas secangkir cappuccino atau cafe latte.

 

“Dalam pengolahan dan penyajian kopi butuh teknik dan skill semuanya butuh proses, belajar latte art butuh ketekunan banyak barista membutuhkan waktu 3-6 bulan untuk menguasai beberapa teknik latte art. kita bisa karena terbiasa”. Ujar Hernando, Selasa (25/2)

 

Lewat kegiatan-kegiatan seperti workshop dan  seminar diharapkan dapat meningkatkan keinginan belajar dan menumbuhkan jiwa enterpreneur untuk para generasi muda. Pada kesempatan kali ini, Politeknik Pariwisata Sahid menggandeng Bloom Coffee & Eatery karena coffee shop ini terkenal akan kepiawaiannya memberikan kepuasan bagi konsumen lewat racikan kopi dan suasana kedai yang memikat. (OL-13)

 

BERITA TERKAIT