25 February 2020, 16:32 WIB

Sidang Gugatan Banjir Jakarta Awal Tahun Ditunda Lantaran Banjir


Ilham Ananditya | Megapolitan

SIDANG lanjutan class action terkait banjir di sejumlah wilayah di DKI Jakarta pada awal tahun ditunda. Pasalnya, akses menuju lokasi persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat hingga Selasa (25/2) siang masih terendam banjir.

"Iya (ditunda), saya masih di Kemayoran," kata Anggota Tim Advokasi Gugatan Class Action Korban Banjir Jakarta Azas Tigor Nainggolan saat dihubungi Media Indonesia di Jakarta, Selasa (25/2).

Baca juga: Petitum Class Action Banjir Sebut Anies Melanggar Hukum

PN Jakpus yang berada di Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, terendam banjir hingga lebih dari 50 cm. Sehingga mempersulit akses kendaraan. Beberapa kendaraan akhirnya mogok di depan pengadilan lantaran berusaha menerjang banjir.

Baca juga: Soal Class Action, Sekda DKI Tampik Anies Lalai Tangani Banjir

Di kawasan PN Jakarta Pusat itu juga hanya terlihat enam petugas keamanan. Di ruangan di dalam PN Jakpus juga gelap dan tidak ada orang.

"Saya masih mencoba hubungin panitera (PN Jakpus)," lanjut Tigor.

Baca juga: Anies Siapkan 12 Anggota Tim Hukum untuk Lawan Class Action

Perkara ini berawal dari 243 warga korban banjir Jakarta melayangkan class action kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait banjir yang merendam DKI Jakarta pada awal tahun 2020. Gugatan terdaftar dengan nomor 27/Pdt.GS/Class Action/2020/PN.Jkt.Pst.

Warga menilai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan lalai menjalankan tugas dalam penanganan banjir. Dalam gugatan class action ini, warga menuntut kerugian senilai Rp 42 miliar kepada Pemprov DKI Jakarta. (X-15)

VIDEO TERKAIT :

BERITA TERKAIT