25 February 2020, 15:55 WIB

Korsel Laporkan Kasus Kematian Kedelapan Akibat Korona


Nur Aivanni | Internasional

KOREA Selatan melaporkan kasus kematian kedelapan akibat wabah virus korona, berikut 60 kasus lainnya. Penyebaran virus mematikan di negara itu berasal dari wilayah Daegu.

Pusat Korea untuk Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (KCDC) menyatakan saat ini terdapat 893 kasus virus korona di Negeri Ginseng.

Tiga hari sebelumnya, KCDC melaporkan peningkatan tiga digit setiap pagi, ketika wabah mematikan itu melanda Korea Selatan. Berdasarkan pemantauan terbaru, 16 kasus berada di tenggara Kota Daegu dan 33 kasus dari tetangga provinsi Gyeongsang Utara.

Baca juga: KBRI di Korsel Minta WNI Waspada Virus Korona

Sebagian besar infeksi di negara itu berkaitan dengan Gereja Yesus Shincheonji di Daegu, yang menjadi pusat penyebaran virus korona. Diketahui, seorang perempuan berusia 61 tahun menderita demam pada 10 Februari. Dia sempat menghadiri empat jadwal kebaktian di gereja sebelum dinyatakan positif virus korona.

Otoritas Kesehatan Korea Selatan juga berencana melakukan pemeriksaan terhadap lebih dari 200.000 anggota gereja. Pemimpin gereja telah menyetujui rencana tersebut dan memberikan akses data semua nama anggota gereja. Setelah mengantongi informasi, pemerintah segera melakukan tes.

"Kami terus meminta daftar nama anggota gereja. Ini sangat penting untuk menguji semua anggota gereja, agar penyebaran virus tidak meluas dan mengurangi kecemasan publik," bunyi pernyataan dari kantor Perdana Menteri Korea Selatan.

Pihak gereja pun meminta pemerintah untuk menjamin data pribadi yang diberikan tidak tersebar di tengah publik.(Channel News Asia/OL-11)

 

 

BERITA TERKAIT