25 February 2020, 12:05 WIB

Masalah Kesehatan Perempuan 50-an Terkait Menopause


Kumara Anggita | Humaniora

KEBANYAKAN perempuan mengalami menopause di usia 50-an. Hal ini membuat beberapa penyakit jadi muncul. Dilansir dari Woman’s Day, perubahan hormon yang disebabkan menopause dapat membawa sejumlah perubahan kesehatan.
 
Beberapa gejala menopause termasuk hot flashes, masalah tidur, menstruasi yang tidak teratur dan perdarahan, kekeringan atau infeksi pada vagina, depresdi, dan kecemasan.
 
Setelah menopause, ovarium menghasilkan tingkat estrogen yang jauh lebih rendah, memiliki lebih sedikit estrogen dalam tubuh sehingga perempuan jadi kehilangan massa tulang pada tingkat yang jauh lebih cepat. Ini menempatkan mereka pada risiko yang lebih tinggi untuk penyakit osteoporosis yang melemahkan tulang.

Kerusakan tulang juga dapat memicu kondisi kesehatan lainnya. Kerusakan ini dapat memengaruhi fungsi ginjal, tekanan darah tinggi, dan aterosklerosis, atau pengerasan pembuluh darah.
 
Satu dari tiga perempuan berusia 50-an juga mengalami inkontinensia stres, atau yang sering kali merupakan hasil dari penurunan pengiriman estrogen. Oleh karena itu, banyak juga yang mengalami mata kering dan harus mulai menggunakan kacamata baca.
 
Tak hanya itu, mengingat 91 persen kasus kanker kolorektal terjadi pada orang 50 dan lebih tua, Dr. Adeniran mengatakan perempuan berusia 50 harus mulai diskrining kanker usus besar juga.
 
Itulah permasalahan kesehatan yang kerap kali terjadi pada perempuan berusia 50-an. Anda bisa mengurangi faktor risikonya dengan memberikan perhatian ekstra pada tubuh. (Medcom/OL-15)

BERITA TERKAIT