25 February 2020, 10:05 WIB

Buat Onar di KRL bakal Diturunkan di Stasiun Terdekat


Ilham Ananditya | Megapolitan

PT Kereta Commuterline Indonesia (KCI) memastikan akan menurunkan penumpang pembuat onar di dalam KRL di stasiun terdekat.

Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Media Indonesia, Selasa (25/2), prosedur itu menyusul aksi jambak dan pukul seorang ibu terhadap perempuan lain di KRL 1204 dari Stasiun Jakarta menuju Bogor pada Sabtu (20/2/2020) malam

Kronologi kejadian itu berawal dari seorang ibu yang sempat diingatkan petugas untuk tidak menaruh tas di kursi karena akan menghalangi penumpang lain untuk duduk. Setelah diingatkan, ibu tersebut menyeret penumpang lain sampai tiba-tiba melakukan penjambakan dan pemukulan. Kejadian ini sempat viral di Twitter. 

KCI telah mengumpulkan keterangan langsung dari petugas pengawalan kereta (walka) dan sudah mengontak korban. Dalam rangkaian KA 1024 tujuan Bogor, terdapat empat orang petugas yang mengawal perjalanan untuk menertibkan situasi di kereta dan menjaga keamanan para pengguna.

Dari keterangan para petugas walka, pengguna yang melakukan penjambakan naik dari Stasiun Jakarta Kota. Sehubungan kondisi kereta yang tidak padat, petugas dapat melakukan patroli di dalam rangkaian secara bergantian.

• Dalam perjalanan dari Stasiun Tanjung Barat ke Stasiun Lenteng Agung petugas mengingatkan mengenai barang bawaan pelaku, namun Ia menolak. Sejumlah pengguna lain ikut bereaksi dan mengingatkan.

• Kereta berhenti di Stasiun Universitas Pancasila. Sesuai SOP yang ada, walka turun saat proses buka tutup pintu kereta di Stasiun untuk mengamankan naik turun pengguna. Saat itu, pelaku tiba-tiba menghampiri penumpang lain di depannya dan menjambak dan memarahi perempuan tersebut, namun segera dilerai oleh penumpang lainnya yang ada di sebelah perempuan tersebut.

Ketika pintu sudah menutup, petugas walka kembali naik kereta kemudian berusaha melerai dengan sopan dan tetap berusaha melindungi korban. Peristiwa berlangsung selama lebih kurang satu menit.

• Kereta Berangkat dari Universitas Pancasila. Petugas memindahkan korban dan mencarikan tempat duduk di lokasi lain, serta berusaha menenangkan. Petugas tetap mengawal perjalanan agar tidak terjadi kericuhan lanjutan.

Korban kemudian menyampaikan kondisinya baik dan petugas kembali memastikan, sementara pelaku aksi juga sudah kembali tenang.

• Kereta berhenti di Stasiun Bojonggede. Pelaku maupun pengguna jasa tersebut turun di stasiun yang sama. Petugas walka memastikan keduanya melewati rute yang berbeda untuk keluar dari stasiun.

Hingga saat ini , PT KCI masih berusaha bertemu langsung dengan korban ntuk mendapatkan informasi lebih lengkap. (X-15)

BERITA TERKAIT