24 February 2020, 22:54 WIB

Kiper PSS Sleman Sedih Ditinggal Eduardo Perez


Antara | Sepak Bola

PENJAGA gawang PSS Sleman Ega Rizky Pramana mengaku sedih dan amat menyayangkan atas mundurnya Eduardo Perez Moran sebagai juru taktik Super Elang Jawa. "Ya, sedih, soalnya kita sudah dekat (dengan Eduardo). Kita juga bingung sih masalahnya apa karena kemarin sore dikabarin minta pemain untuk kumpul dan diberi tahu kalau coach Edu mundur," kata Ega di Jakarta, Senin (24/2).

Kabar mundurnya Eduardo bisa dibilang begitu mendadak karena pelatih asal Spanyol itu memutuskan pergi pada H-5 menjelang kickoff Liga 1 musim 2020.

Kondisi tersebut, menurut Ega akan sangat berpengaruh pada persiapan tim menghadapi pertandingan perdana nanti. "Ya sangat mengganggu (persiapan tim). Kita juga bingung untuk mengawali kompetisi. Semoga pemain semuanya siap untuk bertanding di pertandingan awal," ucapnya.

Meski kepergiannya disayangkan, namun Eduardo dinilai telah meninggalkan kesan yang cukup berarti bagi tim. "Yang jelas disiplin. Dia adalah seorang pelatih yang profesional. Saya salut sama beliau karena dia perhatian sama yang cedera. Itu yang bikin saya dan teman-teman respect sama beliau," ujarnya.

Sebelumnya, Eduardo secara mengejutkan memutuskan mundur dari kursi kepelatihan PSS Sleman. Mundurnya mantan asisten pelatih timnas Indonesia tersebut disinyalir akibat masalah teknis kepelatihan dan performa tim menjelang bergulirnya Liga 1 musim 2020.

CEO PT Putra Sleman Sembada (PT PSS) Fatih Chabanto mengatakan bahwa pihak manajemen akan bergerak cepat untuk mencari pelatih pengganti. 
Eduardo yang merupakan mantan asisten Luis Milla itu baru bekerja sebagai juru taktik di PSS Sleman selama 40 hari atau sejak 15 Januari. Ia datang menggantikan Seto Nurdiantoro yang kini telah hijrah ke klub liga 2 PSIM Yogyakarta. (OL-12)

BERITA TERKAIT