25 February 2020, 03:30 WIB

Barca Memburu Gol Tandang


Yakub Pryatama W | Sepak Bola

UNJUK ketajaman Lionel Messi di laga terakhir memunculkan optimisme bagi Barcelona untuk mencetak gol tandang saat melawat ke markas Napoli di Stadion San Paolo, dini hari nanti.

La Pulga--sebutan Messi--menekankan perlunya gol di laga tandang untuk melanjutkan kiprah di Liga Champions. Itu pula yang dikejar Blaugrana pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions di kandang Partenopei--julukan Napoli.

“Sangat penting untuk mencetak gol tandang di setiap pertandingan. Ini mendasar. Ketika kami memenangi Liga Champions, kami mencetak gol tandang di setiap pertandingan. Saya pikir saya ingat kami mencetak gol di semua pertandingan tandang kami,” ucap Messi, pemain andalan Barca asal Argentina itu.

Positifnya, Messi sudah mengakhiri krisis gol di empat laga terakhir dengan membobol gawang Eibar empat kali di ajang Liga Spanyol, Sabtu (22/2). Messi tetap menjadi sentral permainan Barca, ketika melawat ke Napoli serta saat jumpa Real Madrid pada laga klasik La Liga,  pekan depan.

Arsitek Blaugrana--julukan Barca--Quique Setien berharap tidak kebobolan di laga lawatan itu. Ini karena absennnya pilar utama pertahanan, Jordi Alba dan Sergi Roberto yang cedera.

Setien mengakui kembalinya kemampuan Messi mencetak gol menambah kesiapan tim melawat ke Italia. “Dia mampu melakukan yang tidak bisa diimpikan pemain lain,” ungkap Setien memuji Messi.

Hanya saja, Napoli telah menjelma menjadi kekuatan baru semenjak Gennaro Gattuso menggantikan Carlo Ancelotti di kursi pelatih. Napoli memenangi enam dari tujuh laga terakhir, termasuk mengalahkan  dua tim papan atas Italia saat ini, Juventus dan Inter Milan.


Duet maut

Di Stadion Stamford Bridge, London, laga Chelsea menjamu Bayern Muenchen menjadi ajang pembuktian dua pelatih debutan. Frank Lampard dengan Chelsea serta pelatih Muenchen, Hans Flick, sama-sama baru pertama kali menjalani musim di turnamen klub paling elite di daratan Eropa.

Lampard harus memulai pertandingan Liga Champions perdana tanpa pilar lini tengah N’Golo Kante yang masih cedera. Belum lagi lini depan yang masih tumpul dan kini berharap pada ketajaman ujung tombak senior, Olivier Giroud.

Apalagi setelah cedera yang menimpa bomber muda Tammy Abraham. Sedangkan kiprah Michy Batshuayi masih belum sesuai harapan Lampard.

Di kubu Muenchen, racikan Hans Flick dengan menyandingkan Thomas Mueller dan Robert Lewandowski sebagai duet maut yang memberikan daya dobrak di lini depan. Apalagi Lewandowski, striker asal Polandia, menghuni daftar pencetak gol terbanyak di Liga Champions dengan 10 gol hingga babak 16 besar. Jumlah yang hanya disamai bomber muda Norwegia yang kini membela Borussia Dortmund, Erling Braut Haaland.

Lewandowski yang telah mencetak 38 gol dari 32 penampilan di semua ajang kompetisi, mengakui gembira selalu disandingkan dengan Mueller.
“Sangat mudah bagi saya ketika Mueller berada di sekitar saya. Dia sangat banyak membantu,” tandasnya.  

“Kami selalu memiliki satu pemain bebas di kotak penalti ketika dia (Mueller) bermain. Itu membuat saya mendapatkan ruang lebih leluasa,”  ungkap Lewandoski.

Kemampuan Mueller  memberikan umpan matang juga sudah teruji. Sebanyak 14 umpan yang berbuah gol alias assist di kompetisi strata ter-tinggi di Jerman. (AFP/R-2)

BERITA TERKAIT