24 February 2020, 22:55 WIB

Israel Klaim Serangan Mematikan di Gaza


MI | Internasional

DUA pejuang kelompok Islamic Jihad dilaporkan tewas dalam serangan udara Israel di Damaskus, Suriah, kata kelompok bersenjata itu. Israel juga mengonfirmasi serangan di ibu kota Suriah dan Gaza.

Sebuah pernyataan dari sayap bersenjata Islamic Jihad, Senin (24/2), mengatakan kedua pria, yang merupakan anggota kelompok itu, “Tewas dalam pengeboman Zionis di Damaskus,” yang terjadi pada Minggu malam.

Sebelumnya, Israel mengatakan pihak mereka melancarkan serangan ke selatan Damaskus setelah tembakan roket dari Jalur Gaza.

“Di wilayah Adeliyah, di luar Damaskus, sebuah kompleks Islamic Jihad diserang, digunakan sebagai pusat aktivitas Islamic Jihad di Suriah,” tambah Tel Aviv.

Kelompk Islamic Jihad beroperasi di wilayah Palestina dan Suriah dan menembakkan lebih dari 20 roket dari Gaza sepanjang Minggu.

Organisasi pemantau perang, Syrian Observatory for Human Rights, mengatakan serangan itu terjadi di dekat bandara internasional Damaskus.

Kantor berita negara Suriah, SANA, mengatakan, “Sebagian besar rudal musuh ditembak jatuh sebelum mencapai target,” menekankan bahwa “tidak ada bandara” yang terkena serangan.


Kutuk pemukiman Israel

Di sisi lain, Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell mengkritik rencana Israel membangun ribuan unit rumah di Yerusalem Timur.

“Langkah-langkah seperti itu akan memotong kedekatan geografis serta teritorial antara Yerusalem dan Betlehem, mengisolasi komunitas Palestina yang tinggal di daerah-daerah ini, dan mengancam kelayakan solusi dua negara (Israel-Palestina), dengan Yerusalem sebagai ibu kota kedua negara,” kata Borrell, Minggu (23/2).

Uni Eropa tidak akan mengakui perubahan apa pun pada perbatasan Israel pra-1967. Borrell mendesak Israel mempertimbangkan hal itu.

Prancis juga melayangkan kritik kepada Israel. “Prancis mendesak Israel mempertimbangkan kembali keputusan ini dan menahan diri dari tindakan sepihak,” kata Kementerian Luar Negeri Prancis. (Aljazeera/DW/Hym/I-1)

BERITA TERKAIT