24 February 2020, 17:57 WIB

Wan Azizah Berpeluang Jadi PM Wanita Pertama Malaysia


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

WAKIL Perdana Menteri Wan Azizah Wan Ismail bisa menjadi perdana menteri wanita pertama Malaysia setelah pengunduran diri Mahathir Mohamad setelah dugaan kudeta yang gagal untuk membentuk pemerintahan rahasia dengan partai-partai oposisi.

Seorang sumber mengatakan kepada Malay Mail bahwa Mahathir telah menunjuk Wan Azizah sebagai perdana menteri sementara setelah partai Partai Pribumi Bersatu Malaysia-nya memilih untuk meninggalkan pemerintahan Pakatan Harapan yang berkuasa.

"Wan Azizah adalah perdana menteri sementara," kata seorang sumber yang dekat dengan presiden PKR Datuk Seri Anwar Ibrahim ketika ditanya apakah dia akan menggantikan Mahathir.

Sementara laporan terpisah oleh Bernama menyebut Wan Azizah akan bertemu Raja Malaysia malam ini.

Dalam unggahan Facebook terpisah, Presiden PPBM Muhyiddin Yassin mengatakan partai telah memutuskan untuk meninggalkan koalisi yang berkuasa setelah pertemuan partai kemarin yang melibatkan para pemimpin seniornya.

“Pimpinan puncak PPBM telah memutuskan dalam pertemuan khusus yang diadakan pada 23 Februari 2020 untuk meninggalkan Pakatan Harapan,” ujarnya.

“Semua Anggota Parlemen PPBM juga telah keluar dari Pakatan Harapan. Mereka semua telah menandatangani deklarasi hukum untuk terus mendukung Mahathir Mohamad sebagai perdana menteri Malaysia,” kata Muhyiddin. (Malay Mail/OL-4)

BERITA TERKAIT