24 February 2020, 17:32 WIB

Mundurnya Mahathir Diiringi Aksi Pembelotan dari Pakatan Harapan


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

PARTAI Aksi Demokratis (DAP) mengutuk tindakan beberapa pemimpin koalisi Pakatan Harapan (PH) dan anggota parlemen Malaysia yang membentuk pemerintahan rahasia dengan koalisi baru yang disebut Perikatan Nasional.

Sekretaris Jenderal DAP, Lim Guan Eng, mengatakan aksi manipulasi politik semacam itu oleh koalisi, yang terdiri atas UMNO, Partai Islam se-Malaysia (PAS), MCA, MIC, dan pemimpin Parti Pribumi Bersatu Malaysia (Bersatu) tertentu, dengan pembelot PKR yang dipimpin oleh Datuk Seri Mohamed Azmin Ali, telah memengaruhi upaya pemerintah untuk mengatasi ekonomi dan mata pencaharian bisnis Malaysia dan masyarakat biasa.

Baca juga: Inilah Alasan Mahathir Mundur

"Keberatan atas upaya jahat yang ingin menumbangkan dan melemahkan mandat rakyat yang diberikan kepada PH, Tun Dr Mahathir Mohamad telah mengajukan pengunduran dirinya sebagai perdana menteri dan ketua Bersatu," ujarnya kepada wartawan setelah menghadiri pertemuan darurat partai di markas besarnya hari ini.

Untuk diketahui, Mahathir Mohamad memutuskan mengundurkan diri sebagai Perdana Menteri Malaysia. Banyak pertanyaan muncul setelah keputusan itu.

Sebelumnya pada Minggu 23 Februari, Mahathir sempat melakukan pertemuan dengan beberapa partai penguasa dan oposisi. Pertemuan diikuti Parti Pribumi Bersatu Malaysia (PPBM) pimpinan Mahathir, UMNO, PAS, Gabungan Parti Sarawak, Parti Warisan Sabah dan faksi Partai Keadilan Rakyat (PKR) yang diwakili Azmin Ali. (NST/Hym/A-3)

BERITA TERKAIT