24 February 2020, 17:26 WIB

150 Offroaders Ramaikan Ajang Adventure Explore Rembang


mediaindonesia.com | Nusantara

RATUSAN offroader dari sejumlah kota di Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur meramaikan event Adventure Explore Rembang (AER) yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-6 PT Semen Gresik, Sabtu (22/2).

Selain memperkenalkan progam Edupark dan sirkuit Semen Gresik, event bergengsi yang diikuti Bupati Rembang H Abdul Hafidz dan jajaran Direksi PT Semen Gresik ini juga sekaligus untuk mengangkat destinasi wisata berbasis potensi lokal desa sekitar perusahaan persemenan terkemuka tersebut dan keindahan alam Kota Rembang.

AER tahun ini adalah event kedua yang digelar Semen Gresik. Jika dibandingkan dengan tahun lalu, animo peserta kali ini sangat tinggi. Awalnya, panitia hanya menargetkan 100 peserta. Namun ternyata ada 150 offroader dari Rembang, Kudus, Jepara, Pati, Cepu, Blora, Bojonegoro, Tuban, Gresik, Kediri hingga Nganjuk berminat mengikuti event ini.

Selain Bupati H Abdul Hafidz danForkompindaRembang, Danyonif 410/Alugoro Blora Letkol Inf Loka Jaya Sembada dan pengasuh Ponpes Wali Sembilan atau Nurussalam Gomang, Tuban KH Noer Nasroh serta elemen lainnya juga turut menyemarakkan event AER yang titik start dimulai dari Taman Pandansili Desa Kadiwono, Bulu, Rembang.

Taman Pandansili merupakan destinasi wisata baru di kawasan Rembang bagian selatan. Taman Pandansili yang pengembangannya dibantu SemenGresik ini diresmikan akhir 2019 lalu.

Direktur Produksi PT Semen Gresik JokoSulistyantomengatakan event AER merupakan bentuk sinergi positif antara dunia usaha, pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama mengangkat pariwisata berbasis potensi lokal di KabupatenRembang. Di rute yang dilewatipeserta AER misalnya, ada Taman Pandansili, air terjun Desa Pasucen hingga Cagar Alam Gunung Butak.

Komitmen Semen Gresik untuk mengangkat potensi wisata ini takhanya lewat event  AER  saja.  Perusahaan persemenan terkemuka ini juga melakukan upaya revitalisasi agar ekosistem dan keanekaragaman hayati  di berbagai lokasi tersebut terjaga.
Seperti yang dilakukan di kawasan Cagar Alam Gunung Burak. Upaya revitalisasi yang dilakukan bertahap itu dengan menggandeng
BKSDA Jateng. (HT/OL-09)

BERITA TERKAIT