24 February 2020, 14:45 WIB

GoFood dan Digitaraya Berkolaborasi Luncurkan Digitarasa


Faustinus Nua | Ekonomi

GUNA mendorong pertumbuhan para pengusaha dan startup food & beverages (F&B) serta ekosistem kuliner di Indonesia, Gojek melalui GoFood, bersama Digitaraya mendirikan Digitarasa, sebuah akselerator bisnis kuliner.

Melalui program akselerasi Digitarasa, para pengusaha kuliner bisa mendapatkan akses pada pengembangan bisnis komprehensif dari mentor-mentor kelas dunia hingga akses ke permodalan.

Chief Food Officer Gojek Group, Catherine Hindra Sutjahyo, mengatakan bahwa selama 5 tahun menjadi growth partner para mitra UMKM kuliner, pihaknya memahami tantangan yang dihadapi para merchant untuk mengembangkan usaha termasuk dalam hal manajemen bisnis, pemasaran, dan permodalan.

Dengan inovasi teknologi berkelanjutan, Gofood telah menjembatani kebutuhan para mitra merchant dari hulu ke hilir.

"GoFood telah berkembang lebih dari sekadar layanan pesan-antar makanan, peranan kami merambah menjadi enabler yang terus mendukung para pengusaha kuliner agar berdaya saing tinggi di industri. Setelah sukses dengan Gojek Xcelerate, kali ini kami kembali berkolaborasi melalui Digitarasa untuk membantu percepatan pertumbuhan bisnis para startup kuliner lokal,” ungkapnya melalui keterangan resmi, Senin (24/2).

Sementara itu, Managing Director Digitaraya Nicole Yap menilai ada potensi yang cukup besar di bidang industri kuliner Tanah Air.

Data Badan Ekonomi Kreatif dan Badan Pusat Statistik menunjukkan kontribusi sektor kuliner terhadap unit usaha ekonomi kreatif telah mencapai 41,6% diantara 15 subsektor lainnya.

Dari sisi perusahaan modal ventura, mereka juga semakin melirik potensi sektor industri ini, termasuk juga bisnis F&B tradisional yang memiliki potensi tinggi untuk berkembang.

"Hal ini yang menginspirasi kami untuk mengembangkan wadah pengembangan bisnis dimana para pelaku bisnis kuliner bisa mendapatkan insight langsung dari para partner yang telah sukses mengembangkan sektor industri kuliner lewat berbagai inovasi teknologi," tuturnya. (E-3)

BERITA TERKAIT