24 February 2020, 14:01 WIB

Penonton Java Jazz Dapat Proteksi Kesehatan


Mediaindonesia.com | Hiburan

BAGI para pecinta musik Jazz, dalam waktu dekat yakni 28 Februari-1 Maret akan digelar Jakarta International Java Jazz Festival 2020. Panitia Java Jazz menggandeng Avrist Assurance selaku perusahaan asuransi untuk memproteksi para pengunjung, dengan memberikan perlindungan bagi pemegang tiket Jakarta International Java Jazz Festival 2020 sebesar Rp50 juta, jika terjadi risiko kematian karena kecelakaan selama acara berlangsung.

Tim medis terdiri dari petugas kesehatan dan dokter jaga juga ditempatkan di titik-titik strategis sehingga mudah dijangkau pengunjung Java Jazz Festival 2020. Ernest Febrianto, Head of Corporate Marketing Communications, PT Avrist Assurance mengatakan pihaknya berkomitmen memberikan proteksi agar penikmat konser Java Jazz bisa nyaman dan nyaman.

"Keamanan dan kenyamanan penonton menjadi komitmen kami," kata Ernest dalam diskusi menjelang penyelenggaraan Java Jazz Festival di Jakarta, Senin (24/2).

Selain masalah proteksi kesehatan, para penonton Jakarta International Java Jazz Festival 2020 juga mendapatkan tips bagaimana melindungi tubuh dari tanda-tanda terjangkit flu. Apalagi saat ini sedang musim hujan, dan tidak semua orang yang datang ke acara festival jazz dalam keadaan sehat.

Dr Herman Irawan, Medical Practitioner PT Avrist Assurance menjelaskan bahwa gejala seseorang terjangkit flu apabila badan terasa tidak fit, demam, meriang, batuk, hidung berair, napsu makan berkurang dan rasa tidak enak di tenggorokan.

"Gejala tersebut mungkin sudah umum kita alami di negara tropis sehingga kita pikir nanti juga bakalan sembuh. Tetapi kita harus ekstra sigap saat ini dengan cara sederhana seperti istirahat cukup, makan teratur, banyak minum air putih, konsumsi vitamin B dan C, serta jaga kehangatan tubuh," saran dr. Herman.

baca juga: Sidang Perdana Nikita Mirzani Digelar Hari Ini
 
"Pada prinsipnya, untuk melakukan kegiatan apapun yang di luar kebiasaan sehari-hari, seperti touring, menonton konser, atau kegiatan luar ruang lainnya, diperlukan kondisi stamina tubuh bugar. Kita dapat menjaga kondisi prima dengan makan teratur, istirahat cukup setiap hari, konsumsi vitamin C," lanjut dr. Herman.

"Kemudian, kita semua sudah harus mulai membangun kesadaran dan kebiasaan untuk mencuci tangan dan jaga kebersihan makanan dan minuman, karena habit sederhana tersebut merupakan kunci pokok kesehatan diri," pungkasnya. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT