24 February 2020, 13:25 WIB

Menkes Telusuri Jejak Turis Jepang Positif Korona di Bali


Nur Azizah | Humaniora

KEMENTERIAN Kesehatan bakal menelusuri jejak seorang warga negara asing (WNA) asal Jepang yang positif virus korona. Pria berusia 60 tahun itu dinyatakan positif Covid-19 usai mengunjungi Bali pada 15 Februari lalu.

"Saya masih menunggu data dari mereka karena itu data epidemiologi di mana saja, apa benar dia sudah ke sini, dimananya, di sana diperiksa setelah berapa hari, terus sakitnya apa," kata Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (24/2).

Terawan membutuhkan data lebih detail. Ia tidak mau kejadian ini sama seperti  warga negara Kanada yang positif korona usai ke Indonesia.

Baca juga: WNI di World Dream akan Dievakuasi ke Pulau tidak Berpenghuni

"Dia kan pergi (lagi) ke Malaysia, lalu begitu juga (dinyatakan korona setelah dari Indonesia). Jadi, kita harus terus hati-hati dalam menyikapinya karena data itu penting," ungkap dia.

Sebelumnya, pasien yang dinyatakan positif virus korona bekerja sebagai staf fasilitas perawatan lansia di Jepang. Pada 12 Februari 2019, pria itusempat mengalami gejala demam dan batuk.

Kemudian, pada 15 Februari 2020, pria tersebut terbang ke Bali untuk berlibur selama empat hari. Setelah kembali ke Jepang, pria tersebut mengalami kesulitan bernafas hingga kemudian dinyatakan positif virus korona.

Kabar itu pun disiarkan oleh kantor berita Jepang, NHK. Namun, kantor berita itu  tidak melaporkan secara rinci ke mana saja pria itu bepergian selama di Indonesia  (OL-1)

BERITA TERKAIT