24 February 2020, 12:03 WIB

Motivator Psikologi Dedy Susanto Dilaporkan ke Polisi


Siti Yona Hukmana | Megapolitan

MOTIVATOR psikologi Dedy Susanto dilaporkan ke polisi. Dedy dilaporkan atas tindak pidana tenaga kesehatan.

"Iya kita sudah terima laporannya tadi pagi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dikonfirmasi, Senin (24/2).

Yusri enggan merinci kasus yang menjerat motivator tersebut. Menurut dia, penyidik perlu memeriksa pelapor dan terlapor.

"Nanti kan harus kita gelarkan dulu dengan melakukan kalrifikasi. Ini kan baru saja laporannya," ujar Yusri.

Baca juga: Terjadi di Depok, Pria Manula Cabuli 5 Bocah di Rumah Ibadah

Laporan itu masuk pada Senin (24/20 dini hari pukul 01.00 WIB. Laporan terdaftar dengan nomor LP/1246/II/YAN.2.5/202)/SPKT/Tanggal 24 Februari 2020. Kasus ini ditangani Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya.

Dedy diduga telah melakukan tindak pidana tenaga kesehatan. Motivator itu dijerat Pasal 83 Jo Pasal 64 Undang-undang RI Nomor 36 Tahun 2014 Tentang Tenaga Kesehatan.

Sebelumnya, Dedy Susanto ramai diperbincangkan netizen di media sosial Instagram. Bermula dari seorang selebgram Revina VT yang membongkar sosok Dedy.

Revina VT berdebat dengan Dedy Susanto di Instagram tentang menyembuhkan orientasi seksual lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) dan bipolar.

Revina mempertanyakan kredibilitas Dedy sebagai doktor psikologi atas pernyataannya yang dapat menyembuhkan LGBT.

Perdebatan itu meluas ke dugaan adanya pelecahan seksual terhadap sejumlah pasien Dedy. Revina mengunggah tangkapan layar chat WhatsApp dan Direct Message (DM) Instagram yang berisikan curhatan sejumlah perempuan yang mengaku dilecehkan Dedy saat menjalani sesi terapi secara privat di kamar hotel.

Dedy diduga telah memanfaatkan psikologis pasien untuk melampiaskan nafsu birahi. Selain itu, Dedy juga diduga tidak memiliki lisensi untuk menjadi doktor psikologi.  (OL-1)

BERITA TERKAIT