24 February 2020, 11:57 WIB

Cegah Pelanggaran, Bawaslu Babel Bentuk Desa Sadar Pengawas


Rendy Ferdiansyah | Nusantara

UNTUK mencegah pelanggaran Pilkada di empat kabupaten, Bawaslu Bangka Belitung akan membentuk desa sadar pengawas. Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Provinsi Babel, Andi Budi Yulianto mengatakan Desa Sadar Pengawasan mempunyai dua manfaat baik secara internal maupun eksternal. Seperti masyarakat dapat terlibat aktif mengawasi Pilkada untuk pencegehan pelanggaran Pilkada.

"Kita ingin melibatkan masyarakat agar Bawaslu lebih memperhatikan akar rumput sehingga memberikan edukasi kepada masyarakat apa tujuan formilnya. Selama ini Panwascam dan Pengawas Desa Kelurahan hanya sebagai pelaksana teknis pengawasan, baik di tingkat kecamatan maupun kelurahan dan desa," kata Andi, Senin (24/2).

Andi berharap, Desa Sadar Pengawasan ini tidak hanya menjadi sarana pengawasan partisipatif yang dilakukan oleh Bawaslu, melainkan bisa menjadi desa binaan dalam hal pengawasan Pemilu.

"Ini sebagai bentuk kaderisasi kepada masayarakat, siapa tahu nanti ada masayarakat yang bisa aktif untuk terlibat menjadi pengawas pemilu," ujarnya.

baca juga: Calon Perseorangan Ditolak 10 Menit Jelang Penutupan Pendaftaran

Pembentukan desa Sadar Pengawasan ini disebabkan pengawasan partisipatif di masyarakatm menurut Andi masih sangat minim. Menurut Andi, selama ini laporan yang masuk kepada Bawaslu tidak lebih dari pihak yang berkepentingan seperti peserta Pemilu maupun tim dari pasangan calon. Sedangkan masyarakat secara umum atau masyarakat netral
hampir tidak ada.(OL-3)

 

BERITA TERKAIT