24 February 2020, 10:55 WIB

Pemprov DKI: Banjir di Sebagian Besar Wilayah Telah Surut


Ilham Ananditya | Megapolitan

HUJAN masih mengguyur sejumlah wilayah di Jakarta pada Senin (24/2) pagi. Sebelumnya, Minggu (23/2) malam, BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk Jabodetabek pada pukul 20.45 WIB karena potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat akan berlangsung hingga 00.15 WIB.

Kendati demikian, sebagian besar wilayah yang terdampak banjir dan genangan pada akhir pekan lalu dipastikan telah surut.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta, saat ini, genangan tersisa tinggal 1,28%, menurun dari kondisi puncak kemarin sebesar 4,6% dari seluruh RW di DKI Jakarta.

Hingga pukul 07.00 WIB, ruas jalan yang masih tersisa genangan hanya di wilayah Jakarta Utara, yaitu Jl. Raya Cilincing (Babek TNI) dengan ketinggian 30-40 cm dan Jl. Boulevard Barat dengan ketinggian 10 cm.

Baca juga: Dua Koridor Trans-Jakarta Belum Beroperasi Penuh Pascabanjir

Untuk wilayah Jakarta Pusat, Underpass Kemayoran dipastikan telah surut namun belum dapat dilintasi kendaraan lantaran proses pembersihan masih dilakukan.

Sementara itu, untuk wilayah Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Jakarta Barat dipastikan seluruh ruas jalan telah surut dan dapat kembali dilalui kendaraan.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta, Subejo menyampaikan, sejumlah wilayah pemukiman masih terdampak genangan.

Total RW yang masih terdampak sebanyak 35 RW, dengan rincian Jakarta Utara (26 RW) dan Jakarta Timur (9 RW).

“Ketinggian air sekitar 10–30 cm hingga 70–100 cm. Untuk penyebabnya, di wilayah Jakarta Utara karena curah hujan yang tinggi. Sedangkan, di wilayah Jakarta Timur tidak hanya karena curah hujan tinggi, tetapi juga karena luapan Kali Ciliwung, Kali Sunter, dan Kali Mati,” jelas Subejo. (OL-1)

BERITA TERKAIT