24 February 2020, 09:44 WIB

Zarco Mengaku Semakin Klop dengan Ducati GP19


Antara | Olahraga

PEMBALAP Prancis Johann Zarco semakin hari semakin menguasai tunggangan barunya, Ducati GP19 bersama tim Reale Avintia Racing di musim MotoGP 2020.

Meneruskan adaptasi dengan mesin Desmosedici itu, Zarco meraih hasil positif di hari kedua tes pramusim yang digelar di Sirkuit Losail, Qatar, Minggu (23/2), dengan finis P6, terpaut 0,482 detik dari pemuncak sesi, Fabio Quartararo dari tim Petronas Yamaha SRT.

Catatan waktu Zarco juga menguntit 0,045 detik di belakang Francesco Bagnaia (Pramac Racing) yang menggunakan mesin Ducati yang lebih baru, GP20, serta mengungguli dua pembalap tim pabrikan Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci hari itu.

Baca juga: Quartararo Tercepat di Hari Kedua Tes Pramusim di Qatar

Juara dunia Moto2 dua kali itu pernah membalap untuk Yamaha, KTM, dan Honda sebelum beradaptasi dengan Ducati tahun ini.

"Saya terus belajar dan memperbaiki diri untuk menemukan kepercayaan diri," kata Zarco seperti dikutip laman resmi MotoGP.

"Hari ini baik, saya melakukan pekerjaan yang baik, waktu putarannya OK tapi semua pembalap cukup cepat dan ketika saya melihat jarak lebih dari satu detik, saya rasa mungkin treknya sedang dalam kondisi yang bagus, dan saya bisa lebih baik lagi."

"Kami mencoba ban baru dan mengendalikan motor ini terasa baik jadi aku senang kami bisa meraih perbaikan besar ini tentunya."

"Bukan konsistensi, tapi paling tidak saya bisa menggunakan motor dengan baik dan setiap kali saya membalap dengan baik dan mendapat jawaban yang lebih baik, itu memberi saya motivasi untuk melakukan hal yang lebih lagi," imbuhnya.

Zarco melewatkan tes Valencia dan Jerez pada akhir 2019 setelah baru dikontrak Ducati pada Desember.

Dia menjajal Desmosedici untuk pertama kalinya di Sepang awal bulan ini di mana ia finis P17 secara umum, 0,602 detik dari Quartararo.

Pada Sabtu, Zarco finis P12 di depan para pembalap Ducati lainnya, seperti Jack Miller, dan rekan satu tim, Tito Rabat.

"Hal yang saya sukai adalah akselerasi dan kecepatan puncaknya," kata Zarco soal motor Ducati.

"Setiap kali saya melihat diri di lima besar kecepatan puncak, 347,348 (km per jam), dan Ducati lainnya lebih dari 350, ini bagus."

"Namun ketika kalian harus mengerem, motor ini memiliki reaksi yang baik, dan saya harus lebih yakin lagi di area itu karena tidak mudah meraih kepercayaan diri dengan singkat," lanjutnya.

Tim dan pembalap masih memilki satu hari lagi untuk menguji motor mereka di Qatar sebelum seri perdana di sirkuit yang sama pada 8 Maret nanti. (OL-1)

BERITA TERKAIT